CEPOSONLINE.COM, WAMENA -Usai mendapatkan 19 korban yang terjatuh di kali Uwe kemarin, bentrokan dua kelompok massa yang melibatkan warga dari Lanny Jaya dan Kurima tak bisa terhindarkan di wilayah Distrik Wouma Jumat (15/5/2026).
Bentrokan tersebut sejak semalam sudah direncanakan kedua belah pihak, bahkan informasi tersebut disebarkan di beberapa grup WhatsApp, sehingga aparat keamanan sudah mulai melakukan siaga satu.
Bahkan sejak semalam warga mulai meninggalkan rumahnya dan memilih untuk mengungsi ke Kodim maupun polres Jayawijaya dan gereja.
Sejak pagi hari aparat kepolisian sudah berkumpul di wilayah Distrik Wouma untuk melerai dua kelompok tersebut bahkan aparat melakukan pengamanan berlapis agar bentrokan dari dua kelompok masyarakat ini tidak meluas ke dalam kota Wamena.
Namun bentrokan tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang dari pinggiran kali Uwe dengan menggunakan panah dan batu dari kedua sisi kali tersebut.
Ironisnya bentrokan ini berlanjut ke wilayah kompleks Tolmis hingga beberapa rumah milik warga yang ada wilayah itu dibakar dan juga menimbulkan korban jiwa namun belum diketahui secara pasti untuk jumlah korban , kerugian material dan juga dari kubu mana.
Aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya dibantu Anggota TNI dari Kodim 1702/Jayawijaya dan Batalyon 756/ Wimane Sili juga menurunkan personelnya guna mengamankan fasilitas perkantoran pemerintah dan juga perkantoran yang lain.
Sementara usai bentrokan tersebut aparat kepolisian mulai melakukan evakuasi terhadap para korban yang meninggal dunia dan yang masih bernafas ke RSUD Wamena guna mendapatkan perawatan medis, didamping itu juga melakukan evakuasi terhadap pengungsi yang ada di beberapa gereja. (*)
Editor : Weny Firmansyah