Masyarakat Sugapa Intan Jaya Kini Nikmati Layanan Listrik 1x24 Jam

Priyadi Cepos Online • Dipublikasikan Senin, 1 September 2025 | 14:42 WIB

 

Bupati Intan Jaya Aner Maisini bersama Manager PT PLN (Persero) Unit P3 Nabire Rakhel Monika Rumbewas, memperlihatkan penandatanganan STO, di kantor PLN UIW P2B, Senin (1/9/2025).
Bupati Intan Jaya Aner Maisini bersama Manager PT PLN (Persero) Unit P3 Nabire Rakhel Monika Rumbewas, memperlihatkan penandatanganan STO, di kantor PLN UIW P2B, Senin (1/9/2025).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA -Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menyampaikan syukur dan apresiasi kepada PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, setelah dilaksanakannya Serah Terima Operasi (STO) Penyerahan Pengelolaan Sistim Ketenagalistrikan Kabupaten Intan Jaya, yang menandai dimulainya pelayanan listrik 24 jam di wilayah tersebut.

 

“Puji Tuhan, hari ini pemerintah daerah bisa hadir bersama PLN untuk melaksanakan STO. Dengan STO ini, kewenangan penuh terkait operasional kelistrikan berada di PLN. Kami bersyukur karena masyarakat Intan Jaya kini dapat menikmati penerangan 24 jam untuk di Sugapa,” ujar Bupati Intan Jaya Aner Maisini disela sela kegiatan Penandatangan STO Pengelolaan Sistem Ketenagalistrikan Kabupaten Intan Jaya bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat disaksikan GM PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, Senin (1/9/2025)

 

Sebelumnya, listrik di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya hanya beroperasi 12 jam sehari menggunakan genset. Setelah STO, layanan kini berjalan penuh 24 jam, dan dalam waktu dekat akan ditambah mesin pembangkit baru bantuan dari Gubernur Papua Tengah.

 

Bupati menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam menjaga fasilitas listrik, mulai dari tiang, kabel, hingga jaringan bawah tanah. Jangan sampai ada yang dirusak atau diputus. Kalau terganggu, masyarakat sendiri yang akan menjadi korban,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, manfaat listrik 24 jam sangat besar bagi warga, mulai dari anak-anak yang bisa belajar dengan nyaman, akses internet yang stabil, hingga peningkatan pelayanan publik di kantor pemerintahan. “Ini hasil kerja sama dan sinergi semua pihak. Mari kita dukung PLN agar penerangan bisa terus berlanjut,” pungkasnya.

 

Diakui, nanti pelayanan listrik tidak hanya di Sugapa saja tapi di distrik lain juga. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat terus mendukung program ini supaya kedepannya pelayanan kelistrikan di Kabupaten Intan Jaya bisa dirasakan secara merata hingga ke pelosok kampung kampung.

 

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menegaskan, ini adalah suatu komitmen PLN untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Intan Jaya. Hal ini diwujudkan melalui STO Pengelolaan Sistem Ketenagalistrikan yang menandai dimulainya pelayanan listrik 24 jam penuh di wilayah tersebut.

 

“Melalui STO ini, PLN berupaya mendukung pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan daerah di Kabupaten Intan Jaya. Di Tanah Papua, kami punya program PACE Mace atau Papua Asli Cukup Energi,” ujar Diksi, Senin (1/9/2025).

 

Menurutnya, listrik bukan sekadar kebutuhan konsumsi, melainkan investasi jangka panjang. Dengan adanya listrik, anak-anak bisa belajar dengan nyaman, mengenal komputer dan internet, sementara masyarakat dapat meningkatkan produktivitas ekonomi, kesehatan, hingga layanan publik.

 

Meski demikian, ia mengakui masih ada tantangan di lapangan, termasuk keterbatasan masyarakat dalam membayar tagihan listrik bulanan. Untuk itu, melalui program PACE Mace, sebagian dana APBD maupun Otsus dapat dialokasikan dalam bentuk voucher listrik.

 

  “Dengan begitu, masyarakat tetap bisa menikmati penerangan. Kelak, ketika kesejahteraan meningkat, mereka akan mampu membayar listrik secara mandiri,” jelasnya.

 

Diksi juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan provinsi yang terus menjalin kolaborasi dengan PLN. “Di Papua, pelayanan kelistrikan belum bisa optimal karena masih banyak tantangan. Kerja sama dengan pemerintah menjadi kunci agar layanan semakin baik dan energi yang bersumber dari kekayaan alam dapat dikelola untuk keandalan listrik di Tanah Papua, khususnya di Intan Jaya,” imbuhnya.

 

Penandatanganan STO dilakukan oleh Bupati Intan Jaya Aner Maisini bersama Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Nabire Rakhel Monika Rumbewas, disaksikan GM PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat Diksi Erfani Umar, Wakil Bupati Intan Jaya Elias Igapa, jajaran manajer PLN, serta pimpinan OPD Pemkab Intan Jaya. (*)

Editor : Agung Trihandono
PLN (Persero) INTAN JAYA Ceposonline.com