Pertamina Kirim 63 KL BBM ke Banda Neira

Elfira Halifa • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 13:02 WIB
Kapal pengangkut BBM yang dipersiapkan Pertamina Patra Niaga Region Papua Maluku, dengan misi mempercepat pendistribusian BBM ke Maluku Tengah, Minggu (26/7/2026).(CEPOSONLINE.COM/PERTAMINA)
Kapal pengangkut BBM yang dipersiapkan Pertamina Patra Niaga Region Papua Maluku, dengan misi mempercepat pendistribusian BBM ke Maluku Tengah, Minggu (26/7/2026).(CEPOSONLINE.COM/PERTAMINA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, setelah kapal pengangkut BBM diberangkatkan pada Minggu (26/7/2026).

Kapal tersebut membawa total 63 Kilo Liter (KL) BBM, terdiri dari 60 KL Pertamax dan 3 KL Dexlite. Pasokan tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kepulauan Banda selama kurang lebih 25 hari.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan proses pemuatan BBM ke kapal pengangkut telah diselesaikan sebelum kapal diberangkatkan menuju Banda Neira.

“Kapal direncanakan berangkat pada Minggu, 26 Juli 2026 pukul 03.00 WIT dan diperkirakan tiba di Banda Neira, Senin, 27 Juli 2026 sekira pukul 05.00 WIT, dengan membawa muatan 60 Kilo Liter BBM Pertamax dan 3 Kilo Liter BBM Dexlite, yang diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama sekitar 25 hari,” kata Ispiani dalam rilisnya.

Namun, proses keberangkatan kapal sempat menunggu penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Penerbitan dokumen tersebut merupakan bagian dari prosedur keselamatan pelayaran yang harus dipenuhi sebelum kapal melakukan perjalanan.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi dan mempertimbangkan kondisi cuaca di wilayah perairan Maluku, kapal akhirnya diberangkatkan pada Minggu siang.

Pertamina menyebut aspek keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas dalam proses distribusi BBM ke wilayah kepulauan. Pasalnya, distribusi energi menuju Banda Neira sangat bergantung pada jalur laut, kesiapan armada, serta kondisi cuaca.

“Pertamina berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penyaluran BBM ke wilayah Kepulauan Banda. Mengingat distribusi dilakukan melalui jalur laut, kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar setiap pasokan dapat tiba sesuai jadwal dan segera disalurkan kepada masyarakat,” lanjut Ispiani.

Untuk memastikan pasokan tetap terjaga, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pihak Syahbandar, operator transportasi, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Selain mempercepat distribusi, Pertamina melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi stok BBM di lembaga penyalur. Langkah lanjutan juga disiapkan untuk memastikan pasokan berikutnya dapat kembali disalurkan secara berkelanjutan.(*)

Editor : Elfira Halifa
pertamina bahan bakar minyak