Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Harga Cabai Rawit Capai 90 Ribu/kg

Administrator • Rabu, 6 Februari 2019 | 01:48 WIB

Salah satu calon pembeli dengan menawarkan sayuran dan bumbu masakan yang dijual di Pasar Phara Sentani, Senin (4/1).( FOTO : Robert Mboik Cepos)


JAYAPURA – Stok cabai rawit yang menipis meski sudah  mendatangkan dari daerah lain menyebabkan harga di pasaran mengalami kenaikan. Saat ini rata-rata pedagang menjual cabai rawit dengan harga Rp 85 ribu- Rp 90 ribu/kg.


Seorang penjual komoditi pertanian di Pasar Youtefa Andi mengatakan, harga komoditas pertanian saat ini memang belum terlalu stabil, khususnya untuk cabai rawit, karena keterbatasan stok dari petani lokal,  sehingga harga cabai rawit sedikit lebih mahal dari komoditas pertanian lainnya.


“Kebanyakan petani lokal lebih banyak menjual cabai keluar Jayapura seperti  ke Wamena karena harga cabai di sana jauh lebih bagus ketimbang di Jayapura, sehingga stok cabai lokal di Jayapura sedikit terkendala, yang pada kenyataanya berdampak pada harga jual,” kata Andi kepada Cenderawasih Pos, Selasa (5/2) kemarin.


Diakuinya harga cabai rawit saat ini mencapai Rp 85 ribu- 90 ribu/kg, naik dari harga sebelumnya Rp 60 ribu- Rp 70 ribu/kg. Sedangkan untuk cabai merah besar harga masih cukup stabil yaitu Rp 50 ribu/kg, cabai keriting Rp 50 ribu/kg, bawang merah Rp 45 ribu/kg dan bawang putih Rp 35 ribu/kg serta tomat Rp 10 ribu/kg.


“Meski demikian minat beli masyarakat masih stabil, terutama untuk rumah makan. Kami sampai saat ini masih menunggu stok cabai kiriman jika cabai kiriman masuk mungkin harga cabai rawit bisa turun diharga Rp 70 ribu/kg,” jelasnya.


Sementara itu, Muslika salah seorang penjual komoditas pertanian di Pasar Sentral Hamadi mengatakan, dirinya juga mengalami kondisi yang sama yaitu berkurangnya stok cabai lokal yang mengharuskan harga jual cukup tinggi.


“Saat ini harga jual cabai lokal mencapai Rp 90 ribu/kg sedangkan cabai kiriman Rp 70 ribu/kg, meski demikian saat ini stok cabai rawit kiriman belum masuk, rencananya 2 hari lagi,” terangnya.


Menurutnya, kenaikan harga hanya terjadi pada cabai rawit saja, untuk stok lainnya tidak bermasalah, seperti cabai besar masih Rp 45 ribu/kg, cabai keriting Rp 45 ribu/kg, tomat Rp 10 ribu/kg, bawang merah Rp 40 ribu/kg dan bawang putih Rp 35 ribu/kg.


Kenaikan harga cabai juga terjadi di Pasar Phara  Sentani , dimana harga cabai mencapai Rp 80.000/kg dari sebelumnya Rp 70 ribu/kg."Hari ini harga cabai capai Rp 80 ribu/kg," kata Rina salah satu pedagang, Senin (4/1).


Menurutnya harga cabai lokal sangat diminati oleh masyarakat Sentani karena rasanya yang lebih pedas dibandingkan dengan cabai yang dibawa dari Makassar. Cabai lokal ini diperoleh dari petani di Arso. Harganya pun berbeda dengan cabai asal Makassar yang lebih murah Rp 60 ribu/kg.


Selain cabe lokal sejumlah komoditi lain juga mengalami peningkatan harga seperti, bawang putih dan bawang merah. Sebelumnya bawang putih Rp 20.000/kg naik menjadi Rp30 ribu/kg, bawang merah dari harga Rp 30 ribu/kg menjadi Rp 45 ribu/kg.


"Sebagian besar barang ini sudah mengalami kenaikan sejak bulan Desember 2018 dan sampai saat ini  belum turun," ungkapnya.(ana/roy/ary)

Editor : Administrator