CEPOSONLINE.COM, BOVEN DIGOEL - Sebanyak 235 warga Distrik Manggelum dan Firiwange, Kabupaten Boven Digoel yang mengungsi ke Tanah Merah, ibukota Kabupaten Boven Digoel direncanakan akan dipulangkan ke rumah mereka masing-masing di Distrik Manggelum dan Firiwange, Sabtu (13/6/2026) besok.
Kasi Humas Polres Boen Digoel Aiptu Ihsan, saat dihubungi mengungkapkan terkait rencana pemulangan ratusan pengungsi dari Distrik Manggelum dan Firiwange, Kabupaten Boven Digoel ke Tanah Merah tersebut.
‘’Rencananya Sabtu besok para pengungsi tersebut akan diupulangkan,’’ kata Ihsan lewat telpon selulernya, Jumat (12/6/2026).
Ihsan mengungkapkan, selama berada di Tanah Merah, para pengungsi tersebut menginap di rumah keluarga yang ada di Boven Digoel.
‘’Mereka ditampung di keluarga mereka masing-masing yang ada di Tanah Merah,’’ katanya.
Kecuali lanjut dia, saat baru tiba di Tanah Merah, seluruh pengungsi tersebut terlebih dahulu dilakukan trauma healing yang dilakukan Polres Boven Digoel, kemudian pemeriksaan Kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel serta pemberian susu dan makanan.
‘’Tapi setelah pemeriksaan Kesehatan dan trauma healing, para pengungsi masing-masing mencari keluarga mereka yang ada di Tanah Merah. Mereka tinggal di situ,’’ jelasnya.
Sekadar diketahui, ratusan warga Distrik Manggelum dan Firiwange tersebut mengungsi karena mereka diancam oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) asal Yahukimo yang masuk ke wilayah perbatasan Boven Digoel tersebut.
Bahkan tidak sekadar mengancam namun Puskesmas, sekolah dan sejumlah rumah warga di Distrik Manggelum dilaporkan telah dibakar oleh kelompok KKB tersebut. (*)