Buka Akses Pendidikan Gratis, Sekolah Rakyat Biak Numfor Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Ismail Ceposonline • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 07:54 WIB

 

Plt Kepala Dinas Sosial Biak Numfor, Sandi. S. Palangan, SE.,M.Si. (foto: ISMAIL/CEPOSONLINE.COM)
Plt Kepala Dinas Sosial Biak Numfor, Sandi. S. Palangan, SE.,M.Si. (foto: ISMAIL/CEPOSONLINE.COM)

CEPOSONLINE.COM, BIAK – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus mematangkan penyiapan Sekolah Rakyat (SR), sebuah kawasan pendidikan berasrama terpadu untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. 

 

Jika pengerjaan fisik berjalan sesuai rencana, sekolah ini siap menyambut gelombang pertama siswa baru pada tahun 2027.

 

​Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Biak Numfor, Sandi S. Palangan, S.E., M.Si., mengonfirmasi bahwa penerimaan siswa belum bisa dilaksanakan pada 2026. Hal ini dikarenakan proses pembangunan fasilitas fisik hingga saat ini masih terus dikejar.

 

​“Tahun 2026 belum ada penerimaan siswa baru karena pembangunan fisik SD, SMP, dan SMA masih berlangsung. Kami berharap tahun 2027 sudah bisa menerima siswa, namun tetap menanti petunjuk teknis dari Kementerian Sosial,” jelas Sandi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (6/11/2026).

 

Jelasnya, ​kehadiran Sekolah Rakyat ini membawa angin segar bagi penuntasan akses pendidikan merata di Biak Numfor. Pasalnya, sekolah ini difokuskan penuh untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam kelompok tingkat kesejahteraan desil 1 dan desil 2.

 

​"Calon siswa diprioritaskan bagi masyarakat Biak Numfor yang berada pada kategori desil satu dan dua," tegas Sandi.

​

​Berbeda dengan model sekolah berasrama di wilayah Papua lainnya, Sekolah Rakyat Biak Numfor mengusung konsep one-stop education integrated campus. Seluruh jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ditempatkan dalam satu area kawasan berasrama (boarding school).

 

​“Kalau di Jayapura sudah ada tetapi lokasi antar-jenjang masih terpisah. Nah, di Biak ini unik karena SD, SMP, dan SMA berada dalam satu kompleks lokasi dan semuanya berasrama,” ungkapnya.

 

​Berdasarkan klausul kontrak kerja, pembangunan fisik ditargetkan rampung pada Desember 2026. 

 

Pemkab Biak Numfor berharap seluruh tahapan konstruksi di lapangan berjalan lancar agar pintu akses pendidikan berkualitas ini dapat segera terbuka bagi anak-anak yang membutuhkan.

 

“Sesuai kontrak seharusnya Desember selesai, tetapi kita belum tahu nanti,” pungkasnya. (*)

Editor : Jimianus Karlodi
Ceposonline.com Biak Numfor Sekolah Rakyat warga