Belajar Gizi Sejak Dini, Sekolah di Biak Kembangkan Pertanian Terpadu

CEPOSONLINE.COM, BIAK – Belajar gizi kini tak lagi sebatas teori di dalam kelas bagi para siswa sekolah dasar di Kabupaten Biak Numfor. Lewat program Integrated Farming (pertanian dan peternakan terpadu), anak-anak diajak terjun langsung memelihara ayam petelur hingga bercocok tanam di pekarangan sekolah.
Inisiatif edukatif ini resmi dimulai pada, Jumat (6/11) melalui penyerahan bantuan tahap awal berupa empat ekor ayam petelur untuk sekolah-sekolah penerima percontohan, salah satunya SD Inpres Mandala.
Program ini lahir dari kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Biak Numfor, serta didukung penuh oleh Yayasan Geneva dan UNICEF.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd., M.AP., mengungkapkan bahwa kerangka besar dari program ini adalah edukasi gizi sejak dini. Anak-anak diajak memahami rantai pangan dari proses memelihara hewan hingga bahan makanan tersaji di meja makan.
“Kami ingin mengedukasi anak-anak tentang gizi sekaligus mengajarkan cara membuat kebun sekolah yang dilengkapi peternakan kecil. Siswa tidak sekadar tahu hasil akhirnya, tetapi mereka paham bagaimana proses beternak ayam, menanam sayur, hingga menghasilkan makanan bergizi,” ujar Kamaruddin usai penyerahan bantuan di SD Inpres Mandala.



