Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Polisi Minta Warga Jauhi Lokasi Ledakan di Biak, Brimob Lakukan Penyisiran

Ismail Ceposonline • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:21 WIB
TNI-Polri, Basarnas dan unsur terkait saat mensterilkan lokasi ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II di kawasan Kompleks Perikanan, Distrik Biak Kota, Kampung Yenures, Kabupaten Biak Numfor. (Ceposonline.com/Dokumen).
TNI-Polri, Basarnas dan unsur terkait saat mensterilkan lokasi ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II di kawasan Kompleks Perikanan, Distrik Biak Kota, Kampung Yenures, Kabupaten Biak Numfor. (Ceposonline.com/Dokumen).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II di kawasan Kompleks Perikanan, Distrik Biak Kota, Kampung Yenures, Kabupaten Biak Numfor.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul proses sterilisasi dan penyisiran yang masih dilakukan petugas pascaledakan dahsyat yang terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekira pukul 14:45 WIT.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, mengatakan area ledakan belum sepenuhnya aman sehingga masyarakat diminta tidak mendekati tempat kejadian perkara (TKP) hingga proses pengamanan selesai dilakukan.

Untuk memperkuat pengamanan, personel Brimob Polda Papua diterjunkan ke lokasi guna melakukan penyisiran ulang dan memastikan tidak ada potensi ancaman lain yang dapat membahayakan warga.

“Kami menyarankan dan meminta kepada seluruh masyarakat agar menjauhi lokasi dan tidak mendekati TKP, karena area tersebut dipastikan belum aman sepenuhnya,” kata Ari dalam keterangan persnya, Minggu (31/5/2026) malam.

Menurut Kapolres, aparat gabungan masih terus melakukan sterilisasi guna mengantisipasi kemungkinan adanya material berbahaya atau risiko ledakan susulan.

“Kami akan terus mensterilkan lokasi ini sampai betul-betul aman dari risiko ledakan susulan maupun dampak berbahaya lainnya,” tegasnya.

Selain melakukan pengamanan, aparat juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Basarnas, serta instansi terkait dalam penanganan insiden tersebut.

Polres Biak Numfor bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor memastikan perkembangan penanganan di lapangan akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.

Sebelumnya, ledakan dahsyat yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II terjadi di kawasan Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota.

Berdasarkan data sementara, insiden tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Sementara tiga orang lainnya dilaporkan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. (*)

Editor : Elfira Halifa
#BIAK #Perang Dunia II #bom