CEPOSONLINE.COM, BIAK-Tiga dari 250 Koperasi Merah Putih (KMP) yang diusulkan mulai dibangun di Kabupaten Biak Numfor pada tahun 2026. Peletakan batu pertama ditiga koperasi itu, dilakukan langsung oleh Gubernur Provinsi Papua Matius D. Fakhiri, di Kampung Warsansan, Distrik Biak Utara, Sabtu (23/05/2026).
Gerai Koperasi Merah Putih di Kampung Warsansan akan dibangun di atas lahan dengan luas kurang lebih 1.000 meter persegi. Koperasi ini akan dilengkapi dengan kantor, klinik, gerai penjualan dan gudang penampungan yang akan digunakan oleh masyarakat menampung hasil produksi pertanian dan perikanan masyarakat.
Gubernur mengakui, ini adalah peletakan batu pertama KMP yang dilakukan di wilayah Provinsi Papua. Untuk itu, Ia mengapresiasi kesiapan dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mensukseskan program nasional khususnya untuk pembangunan KMP ini.
“Saya mengapresiasi pembangunan KMP ini, dari sepanjang kunjungan saya ke kabupaten/kota di Papua, ini baru pertama kali saya melakukan peletakan batu pertama,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan KMP adalah salah satu program strategis pemerintah pusat dalam membangun dan memperkuat rantai ekonomi masyarakat sampai ke tingkat kampung-kampung.
“Jadi semua program strategis nasional yang turun ke masyatakat, diberikan oleh Bapak Presiden Prabowo itu semua cuma-cuma, syaratnya tanah. Tanah dikasih gratis atau disiapkan masyarakat, dan tanah tetap milik masyarakat,” katanya.
Keberadaan koperasi ini akan menjadi pusat penampung dan distribusi semua hasil pertanian, perkebunan dan perikanan masyarakat setempat. “Masyarakat silakan jual di koperasi. Nanti akan ditampung oleh koperasi, selanjutnya koperasi yang akan membawanya ke kota untuk di jual, jadi itu rantanya,” imbuhnya.
Terkait dengan keberadaan KMP, Gubernur meminta masyarakat untuk memperkuat sektor produksi di wilayahnya dengan mengembangkan komoditi sesuai dengan potensi yang dimliki. (*)
Editor : Weny Firmansyah