Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Legislator Labene Bersaudara Sebut Masyarakat Sinak Mimpikan Penerangan

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Tengah, Anis Labene bersama Anggota DPRK Puncak, Eliani Labene mendampingi PLN meninjau fasilitas penyetor energi (powerbank storage) yang sebelumnya sudah dipasang.
Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Tengah, Anis Labene bersama Anggota DPRK Puncak, Eliani Labene mendampingi PLN meninjau fasilitas penyetor energi (powerbank storage) yang sebelumnya sudah dipasang.

CEPOSONLINE.COM, NABIRE-Legislator Labene bersaudara yakni Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Tengah, Anis Labene dan Anggota DPRK Puncak, Eliani Labene bersama PT PLN, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan pihak keamanan, menyerukan agar listrik PLN segera masuk ke Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.


Advertisement

Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Tengah, Anis Labene menegaskan, kehadiran listrik sangat penting untuk menunjang perekonomian masyarakat.

“Saya mendorong PLN untuk masuk dan berpusat di ibu kota Distrik Sinak sebagai distrik induk dan pusat kota yang menggerakkan perekonomian bagi 10 distrik sekitar. Masyarakat sangat merindukan penerangan di Sinak,” ujar Labene kepada media ini via seluler, Jumat, (5/9/2025). 

Menurut Anis, langkah ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur Papua Tengah, yakni Papua Tengah Terang.

Advertisement

“Terang itu harus mulai dari pelosok pegunungan hingga ke kota. Saya yakin dengan kerja kolaborasi antara Pemda Puncak dan Pemprov, kita bisa wujudkan Papua Tengah Terang,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari Eliani Labene, anggota DPRK Puncak jalur pengangkatan. Ia berharap dalam waktu dekat masyarakat Sinak sudah bisa menikmati layanan listrik PLN.

“ Kita sedang dorong dan upaya ini harus didukung juga oleh pemerintah supaya listrik benar-benar masuk ke wilayah Sinak untuk masyarakat,” ujarnya. 

Advertisement

Selain itu, Anis mengkritisi fasilitas penyetor energi (powerbank storage) yang pernah dipasang di beberapa titik di Sinak namun tidak berfungsi.

“Barang itu hanya sekadar dipajang untuk laporan LPJ. Kami tidak ingin ada solusi sementara seperti itu lagi. Saatnya masyarakat benar-benar merasakan kehadiran PLN agar pelayanan publik dan aktivitas ekonomi berjalan optimal,” pungkas Wakil Ketua Komisi V DPR Papua Tengah, Anis Labene. (*)

 

 

Advertisement
Editor : Abdel Gamel Naser

Artikel Terkait

Papua Tengah bina 300 petani kopi tingkatkan kualitas produksi

Papua Tengah bina 300 petani kopi tingkatkan kualitas produksi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah tahun 2026 ini melakukan pembinaan kepada 300 petani kopi di enam kabupaten untuk meningkatkan

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer