Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Pelayanan Pemkab Puncak Kini Miliki Maskapai Amole Air

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯

 

Foto bersama Bupati Puncak, Elvis Tabuni, Wabup Puncak, Naftali Akwal, Plt. Sekda Puncak, Nenu Tabuni, Perwakilan Kapolres Puncak, Dandim 1717 (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Foto bersama Bupati Puncak, Elvis Tabuni, Wabup Puncak, Naftali Akwal, Plt. Sekda Puncak, Nenu Tabuni, Perwakilan Kapolres Puncak, Dandim 1717 (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM - NABIRE, Pemerintah Kabupaten Puncak kini bisa lebih berbangga. Pasalnya, Pemkab kini memiliki maskapai sendiri.


Advertisement

Meski bukan armada besar namun paling tidak bisa membantu.

Dari itu juga masyarakat dan pemerintah menggelar penyambutan dan pengoperasian perdana maskapai aviasi Puncak Papua, Amole Air di Bandara Aminggaru Ilaga, Selasa, (27/5/2025).

Launching dan penyambutan maskapai aviasi Puncak Papua Amole Air ini dihadiri Bupati Puncak Elvis Tabuni, Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal, Plt. Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, Kapolres Puncak, Dandim 1717 Puncak, Pimpinan Satgas Yonif yang bertugas di Puncak.

Advertisement


Dalam sambutannya, Bupati Puncak, Elvis Tabuni mengatakan ini adalah langkah maju yang besar bagi Kabupaten Puncak untuk melayani masyarakat dan gereja.

“ Dengan hadirnya maskapai ini kita membuka jalan baru menuju kemajuan, pelayanan dan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat kita dari kota hingga kampung-kampung terpencil,” tutur Bupati Puncak, Elvis Tabuni.

Tabuni mengatakan maskapai ini bukan hanya milik pemerintah tetapi milik seluruh masyarakat Kabupaten Puncak yang siap digunakan untuk membantu dan mengantar pasien rujukan, membawa guru, tenaga kesehatan dan petugas pelayanan ke wilayah-wilayah terpencil.

Advertisement

Juga menyalurkan bahan makanan dan bantuan logistik ke kampung-kampung serta mempererat koneksifitas antar wilayah di Kabupaten Puncak.

“ Dengan adanya maskapai ini kita ingin membuktikan bahwa pemerintah hadir bekerja dan melayani rakyat. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita membangun daerah secara adil dan merata. Kita tetap berjalan dalam semangat kasih mempersatukan perbedaan,” kata Bupati.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk merawat dan menjaga maskapai ini.

“ Jangan kasih rusak dan jangan disalahgunakan. Bila kita jaga baik-baik maka anak cucu kita juga akan merasakan manfaatnya di masa depan,” lugasnya.

Lanjut Bupati, Mari jadikan maskapai ini sebagai alat untuk menyatukan, mempercepat dan memajukan Kabupaten Puncak.

“ Kita harus bangga karena maskapai ini adalah milik kita sendiri menjadi tonggak sejarah kemajuan daerah,” imbuh Bupati.

Bupati Puncak juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung baik program ini.

“ Pemerintah, DPR, aparat keamanan (TNI/POLRI), tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh perempuan dan seluruh masyarakat yang selama ini terus mendoakan dan bekerja sama untuk kemajuan daerah kita,” ucap Tabuni.

Ia berharap, Dengan hadirnya maskapai Pemda ini Kabupaten Puncak terus berkembang lebih sejahtera dan masyarakat makin merasakan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Papua Tengah bina 300 petani kopi tingkatkan kualitas produksi

Papua Tengah bina 300 petani kopi tingkatkan kualitas produksi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah tahun 2026 ini melakukan pembinaan kepada 300 petani kopi di enam kabupaten untuk meningkatkan

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer