Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkopolhukam: Pilkada di Papua Jadi Perhatian Serius Pemerintah!

E
Menkopolhukam Hadi Tjahjanto memberikan arahan kepada kepala daerah se-Papua dalam rangka persiapan menuju Pilkada 2024, di Jayapura, rabu (29/5/2024).
Menkopolhukam Hadi Tjahjanto memberikan arahan kepada kepala daerah se-Papua dalam rangka persiapan menuju Pilkada 2024, di Jayapura, rabu (29/5/2024).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Tanah Papua jadi perhatian serius dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada November mendatang.


Advertisement

Terlebih, ada empat wilayah untuk pertama kalinya mengikuti Pilkada serentak tahun 2024.

Empat daerah itu yakni, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan dan Papua Barat Daya.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Hadi Tjahjanto, dalam arahannya di rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 di wilayah Papua, yang diselenggarakan di Hotel Aston Jayapura, Rabu (29/5).

Advertisement

"Papua jadi perhatian serius dalam penyelenggaraan Pilkada serentak, terutama empat daerah yang baru pertama kalinya mengikuti Pilkada," ucap mantan Panglima TNI itu dalam arahannya yang dihadiri seluruh Pj Gubernur se-tanah Papua.

Rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 di wilayah Papua, yang diselenggarakan di Hotel Aston Jayapura, Rabu (29/5).
Rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 di wilayah Papua, yang diselenggarakan di Hotel Aston Jayapura, Rabu (29/5).

Demikian, untuk mewujudkan Pilkada yang aman dan damai di tanah Papua, diperlukan keterlibatan semua pihak, terutama netralitas TNI-Polri dan ASN.

"Saat Pilkada mendatang, TNI-Polri dan ASN dalam menjalankan tupoksinya harus netral dan sesui koridor yang berlaku," tegasnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun, mengingatkan seluruh KPU dan Bawaslu baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk bekerja sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang ada.

Advertisement

Sehingga potensi kerawanan konflik horizontal bisa diminimalisir saat Pemilukada nanti.

"Kami juga berharap agar para  peserta Pemilukada melalui partai politik  pengusung dapat menjaga  kestabilan keamanan dan mengkondisikan  para pendukungnya agar tidak bertindak  diluar ketentuan perundang-undangan yang  berlaku, sehingga Pilkada serentak nanti dapat berjalan dengan lancar tanpa ada konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat," pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

​Siap Gelar Aksi, BEM USTJ Ingatkan Kampus Soal Asas Praduga Tak Bersalah

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) menyayangkan sikap pihak birokrasi kampus yang dinilai belum

Kadispendukcapil Biak Kalep Ampnir Tutup Usia, Pemda Biak Lakukan Upacara Penghormatan

Kadispendukcapil Biak Kalep Ampnir Tutup Usia, Pemda Biak Lakukan Upacara Penghormatan

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kehilangan salah satu pejabat terbaiknya. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabu

TPP ASN Papua Juli-September Belum Lunas, Pemprov Ungkap Alasan Pembayaran Bertahap

TPP ASN Papua Juli-September Belum Lunas, Pemprov Ungkap Alasan Pembayaran Bertahap

Kabar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mulai menjadi angin segar bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Prov

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer