Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KADIN Papua Tengah Dukung Festival Kopi dan Dorong Kopi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Ketua KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Ketua KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA) 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah mendukung pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah 2026 sebagai upaya memperkenalkan potensi kopi lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang promosi bagi petani dan pelaku usaha untuk memperluas jaringan pemasaran serta meningkatkan nilai jual kopi Papua Tengah.

Ketua KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai mengatakan kopi memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan yang dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kami mendukung pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah karena kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kopi lokal. Kopi bukan hanya hasil perkebunan, tetapi juga memiliki peluang ekonomi yang harus dikembangkan agar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat,” ujar Ketua KADIN Papua Tengah, Alexander Gobai kepada media ini, Rabu (28/10/2026), 

Advertisement

Menurut Alexander, pengembangan kopi berkaitan dengan peran KADIN dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha, memperkuat kemitraan, serta membuka peluang pasar bagi produk lokal. Karena itu, potensi kopi di Papua Tengah perlu didukung melalui kerja sama antara petani, pemerintah, pelaku UMKM, dan dunia usaha.

“Dalam pengembangan ekonomi daerah, kita perlu melihat potensi yang dimiliki masyarakat. KADIN mendorong agar potensi kopi ini dapat dikembangkan melalui peningkatan kualitas produk, pengolahan, dan pemasaran sehingga memiliki nilai tambah serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Ia berharap festival tersebut tidak hanya menjadi kegiatan promosi, tetapi juga menjadi awal terbentuknya kerja sama yang berkelanjutan antara petani dan pelaku usaha. Dengan demikian, kopi yang dihasilkan masyarakat dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Advertisement

“Harapan kami, setelah festival ini ada tindak lanjut yang nyata. Petani perlu mendapat kesempatan untuk mengembangkan produknya, membangun kemitraan, dan memperluas pemasaran. Dengan begitu, kopi Papua Tengah dapat semakin dikenal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Festival Kopi Papua Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Oktober 2026 di Aula Gereja Katolik Kristus Sahabat Kita (KSK), Bukit Meriam, Nabire. Kegiatan ini melibatkan peserta dari delapan kabupaten, yakni Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, dan Mimika.

Mengusung tema “Dari Kebun Kopi ke Cangkir, dari Petani Kopi untuk Papua”, festival ini mengangkat pentingnya hubungan antara petani sebagai penghasil kopi dan konsumen sebagai pengguna produk. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kopi lokal sekaligus memperkenalkan potensi kopi dari berbagai wilayah di Papua Tengah.

Salah satu agenda yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026 ialah kompetisi Manual Brew Throwdown. Kompetisi ini menghadirkan tiga juri, yakni Budi Wattimena, barista profesional; Indra Thamrin, barista, pelatih, sekaligus juri regional; serta Roger Victor Liem, pelaku kopi Papua.

Advertisement

Artikel Terkait

Besok Festival Kopi Papua Tengah Digelar, Pemprov Ajak Masyarakat Hadir Pesta Kopi

Besok Festival Kopi Papua Tengah Digelar, Pemprov Ajak Masyarakat Hadir Pesta Kopi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengajak masyarakat untuk menghadiri dan meramaikan Festival Kopi Papua Tengah 2026 yang akan dig

Ditinggal Orang Tua dan Tumbuh di Tengah Konflik, Dua Mahasiswa Puncak Meraih Gelar Sarjana di STAK

Ditinggal Orang Tua dan Tumbuh di Tengah Konflik, Dua Mahasiswa Puncak Meraih Gelar Sarjana di STAK

Kehilangan orang tua sejak kecil dan tumbuh di tengah situasi konflik di Kabupaten Puncak tidak memadamkan semangat Yones Magai dan Detinus

Pemprov Papua Tengah Siapkan Peta Jalan Sanitasi Berkelanjutan di Delapan Kabupaten

Pemprov Papua Tengah Siapkan Peta Jalan Sanitasi Berkelanjutan di Delapan Kabupaten

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyiapkan Road Map atau Peta Jalan Sanitasi sebagai pedoman pembangunan sanitasi yang terarah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer