Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditinggal Orang Tua dan Tumbuh di Tengah Konflik, Dua Mahasiswa Puncak Meraih Gelar Sarjana di STAK

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Yones Magai dan Detinus foto bersama dengan mahasiswa lainnya usai syukuran Yudisium di Asrama Puncak Nabire. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Yones Magai dan Detinus foto bersama dengan mahasiswa lainnya usai syukuran Yudisium di Asrama Puncak Nabire. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE) 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Kehilangan orang tua sejak kecil dan tumbuh di tengah situasi konflik di Kabupaten Puncak tidak memadamkan semangat Yones Magai dan Detinus untuk meraih pendidikan tinggi. Setelah melewati berbagai keterbatasan, keduanya berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana di Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Nabire.

 

Bagi Yones, perjalanan menuju keberhasilan tersebut bukanlah hal yang mudah. Ia harus menghadapi kehilangan orang tua ketika masih duduk di bangku sekolah, menjalani kehidupan jauh dari kampung halaman, serta beradaptasi dengan lingkungan baru di Nabire.

Advertisement

 

“Waktu saya masih SD, mama saya meninggal. Kemudian ketika SMP, bapak saya juga meninggal. Jadi, ada banyak beban yang harus saya hadapi dalam kehidupan,” ungkap Yones saat diwawancarai di Asrama Puncak, Nabire, Selasa (27/10/2026).

 

Advertisement

Kehilangan orang tua membuat Yones harus melewati masa-masa sulit pada usia muda. Namun, ketika mulai tinggal di asrama dan bergaul dengan mahasiswa dari berbagai daerah, ia perlahan menemukan lingkungan yang memberinya dukungan untuk terus melangkah.

 

“Setelah saya masuk asrama dan mulai bergaul dengan teman-teman, saya mulai merasakan kekeluargaan. Dari situ saya belajar bahwa meskipun kami jauh dari keluarga kandung, ada orang-orang yang bisa merangkul dan mendorong kami untuk terus sekolah,” katanya.

 

Advertisement
Editor : Lucky Ireeuw

Artikel Terkait

KADIN Papua Tengah Dukung Festival Kopi dan Dorong Kopi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

KADIN Papua Tengah Dukung Festival Kopi dan Dorong Kopi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah mendukung pelaksanaan Festival Kopi Papua Tengah 2026 sebagai upaya memperkenalkan potensi ko

Besok Festival Kopi Papua Tengah Digelar, Pemprov Ajak Masyarakat Hadir Pesta Kopi

Besok Festival Kopi Papua Tengah Digelar, Pemprov Ajak Masyarakat Hadir Pesta Kopi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengajak masyarakat untuk menghadiri dan meramaikan Festival Kopi Papua Tengah 2026 yang akan dig

Pemprov Papua Tengah Siapkan Peta Jalan Sanitasi Berkelanjutan di Delapan Kabupaten

Pemprov Papua Tengah Siapkan Peta Jalan Sanitasi Berkelanjutan di Delapan Kabupaten

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyiapkan Road Map atau Peta Jalan Sanitasi sebagai pedoman pembangunan sanitasi yang terarah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer