Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahas Persoalan Papua Tengah, Gubernur Meki Nawipa Rangkul Pimpinan Gereja

A
Penulis: Agung Trihandono❯
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat berdialog dengan pimpinan gereja di Ballroom kantor Gubernur Papua Tengah, Senin, (14/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat berdialog dengan pimpinan gereja di Ballroom kantor Gubernur Papua Tengah, Senin, (14/9/2026). (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa merangkul para pimpinan lembaga gereja se-Tanah Papua dalam dialog bersama untuk membahas berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat di Papua Tengah.

Dialog tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan di Ballroom, Senin (14/9/2026).

 Pertemuan ini menjadi ruang bagi pemerintah dan gereja untuk bersama-sama membicarakan tantangan pembangunan, sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Advertisement

Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, mengatakan pertemuan sengaja dikemas secara santai agar komunikasi antara pemerintah dan pimpinan gereja dapat berlangsung lebih terbuka.

“Gubernur sengaja undang dalam suasana santai berdialog sambil minum kopi karena menurut Pak Gubernur, membangun daerah itu bukan cuma soal APBD dan proyek. Tapi soal hati, soal iman, dan soal kebersamaan. Gereja punya peran besar di situ,” ujar Emanuel.

Dalam dialog tersebut, para pimpinan lembaga gereja menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui di tengah masyarakat, mulai dari masalah sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pertahanan dan keamanan.

Advertisement

Persoalan konflik dan pengungsian, akses pendidikan dan kesehatan, serta tapal batas adat turut menjadi perhatian. Berbagai persoalan tersebut dinilai masih menjadi faktor yang menghambat proses pembangunan di Papua Tengah.

“Ada masalah sosial, ada masalah pendidikan, konflik dan pengungsian, ada masalah kesehatan, ada masalah tapal batas adat. Semua itu telah menjadi faktor penghambat pertumbuhan pembangunan di semua sektor. Para pimpinan gereja berharap perlu adanya solusi yang terbaik untuk menangani semua persoalan,” kata Emanuel.

Di tengah berbagai masukan tersebut, Gubernur Meki Nawipa menegaskan pentingnya gereja sebagai kekuatan moral dalam mengawal jalannya pemerintahan.

“Gereja harus berkuasa di pemerintah, bukan pemerintah berkuasa di atas gereja,” tegas Gubernur.

Advertisement

Artikel Terkait

Papua Tengah bina 300 petani kopi tingkatkan kualitas produksi

Papua Tengah bina 300 petani kopi tingkatkan kualitas produksi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah tahun 2026 ini melakukan pembinaan kepada 300 petani kopi di enam kabupaten untuk meningkatkan

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer