Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekda Papua Tengah: Jalan KM 141 Akan Segera Diperbaiki Bersama Balai Jalan

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯

 

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) dr. Silwanus Sumule saat memberikan keterangan kepada pers di ruang kerjanya. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA)
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) dr. Silwanus Sumule saat memberikan keterangan kepada pers di ruang kerjanya. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) dr. Silwanus Sumule menerima aspirasi para sopir lintas Meepago yang tergabung dalam asosiasi pengemudi logistik dan angkutan umum di ruang rapat Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (14/10/2025).


Advertisement

Dalam pertemuan itu, para sopir menyampaikan tiga persoalan utama yang selama ini menghambat kelancaran kerja mereka dalam mendistribusikan logistik dari Nabire menuju Kabupaten Dogiyai, Deiyai, dan Paniai. 

Menurut Pj. Sekda Papua Tengah, Permasalahan pertama ialah kondisi jalan yang rusak parah di sejumlah titik, terutama di Kilometer 141, yang sering menyebabkan kecelakaan. Kedua, kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan Ketiga, persoalan keamanan selama perjalanan mengantar logistik ke daerah tujuan.

“Permasalahan pertama yang mereka keluhkan adalah kondisi jalan yang tidak aman, terutama di KM 141. Ini menjadi kendala utama dalam distribusi logistik,” ujarnya kepada wartawan.

Advertisement

Ia menjelaskan bahwa ruas jalan Nabire–Paniai merupakan jalan nasional, sehingga penanganannya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Jalan. Namun, Pemprov Papua Tengah tetap mendorong percepatan perbaikan jalur tersebut melalui koordinasi langsung dengan pihak terkait.

“Teman-teman dari Balai sudah menyatakan siap membantu. Semua peralatan akan digerakkan dari KM 126 untuk memperbaiki ruas di KM 141. Kami berharap perbaikan bisa segera dilakukan, mengingat distribusi logistik akan meningkat menjelang akhir tahun, khususnya pada bulan Desember nanti,” jelasnya.

Selain persoalan infrastruktur, Sekda juga menyoroti masalah kesulitan memperoleh BBM bersubsidi. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan segera berkoordinasi dengan Pertamina untuk mencari solusi.

Advertisement

“Soal BBM ini juga menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Pertamina. Dalam beberapa hari ke depan kami akan berdiskusi untuk mengetahui dimana letak kendalanya,” ujarnya.

Silwanus mengapresiasi sikap para sopir yang telah menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik dan terbuka.

“Diskusinya berjalan dengan baik. Kami menerima banyak masukan dan tentu akan memilah mana yang bisa segera diselesaikan oleh pemerintah provinsi, dan mana yang perlu dikomunikasikan dengan kementerian atau lembaga terkait,” tutup Sumule. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Polisi Angkut 13 Pemuda dalam Penertiban Pesta Miras di Mimika

Polisi Angkut 13 Pemuda dalam Penertiban Pesta Miras di Mimika

Personel gabungan Polres Mimika mengamankan 13 pemuda dalam operasi penertiban aktivitas minuman keras (miras) di kawasan Jalan Koperapoka,

Perjuangkan Aspirasi Rakyat hingga Nasional, Senator Eka Kristina Yeimo Raih Indonesia Future Figure

Perjuangkan Aspirasi Rakyat hingga Nasional, Senator Eka Kristina Yeimo Raih Indonesia Future Figure

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Tengah, Eka Kristina Yeimo Murib, meraih

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Genap dua tahun menjalankan tugas sejak dilantik pada 2024, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah terus memperkuat komitmennya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer