John NR Gobay: Pembangunan Papua Tengah Tak Akan Jalan Jika Konflik Dipelihara

CEPOSONLINE.COM -NABIRE, — Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobay, menegaskan bahwa percepatan pembangunan di Papua Tengah tidak akan berjalan maksimal selama konflik masih terjadi dan dipelihara.
Hal itu ia sampaikan usai resmi dilantik sebagai Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah jalur pengangkatan dalam Rapat Paripurna DPR Papua Tengah, Senin (22/9/2025).
“Papua Tengah aman itu harus diciptakan oleh semua pihak baik pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, bahkan OPM. Tidak boleh ada pihak yang menciptakan kondisi konflik. Tujuan pembangunan untuk mencerdaskan, mensejahterakan, dan memajukan masyarakat tidak akan terwujud kalau konflik terus dipelihara,” tegas Gobay usai dilantik.
Menurutnya, amanah sebagai pimpinan dewan adalah untuk melayani masyarakat dengan dasar peraturan perundang-undangan.
“ Pertahanan di legislatif itu poin utamanya adalah pelayanan. Karena dalam pelayanan kepada sesama dan daerah, kita sebenarnya sedang melayani Tuhan,” ujarnya.
Gobay juga mengingatkan pentingnya mengimplementasikan turunan regulasi dari kebijakan Otonomi Khusus (Otsus), seperti Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021, serta Peraturan Pemerintah Nomor 106 Tahun 2001.
“ Itu semua muatannya menjadi kewenangan provinsi. Dan tugas kami adalah memastikan pelaksanaannya sesuai kepentingan daerah,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa DPR Papua Tengah adalah rumah rakyat yang harus terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
“ Kami juga sedang menyusun pola pengawasan sosial agar demokrasi bisa berjalan dengan baik, karena masyarakat memiliki hak untuk mengawasi,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Gobay menyoroti situasi di Kabupaten Paniai dan beberapa wilayah lain di Papua Tengah. Ia meminta agar semua pihak menjaga ketenangan dan tidak memperkeruh keadaan.
“ Paniai itu aman dari dulu sampai sekarang. Jangan ada upaya menciptakan kondisi. Hal yang sama juga berlaku untuk Puncak Jaya, Intan Jaya, dan daerah lainnya. Provinsi baru ini harus dibangun tanpa konflik,” pungkas Wakil Ketua IV DPR Paniai, John NR Gobai. (*)



