Priyadi/Cepos
Ketua NPC Papua H. Jaya Kusuma, SE.,MM.
JAYAPURA- Ketua National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Papua H. Jaya Kusuma, SE.,MM., mengatakan, perwakilan atlet NPC Papua, yang mengikuti Asian Para Games Tahun 2018 sebanyak 10 atlet dari bebeberapa Cabang olahraga.
Namun, atlet NPC Papua yang telah berhasil menyumbang medali perunggu, dari cabang olahraga Tenis Meja Ganda, atas nama Hanna Resti , yang berpasangan dengan atlet dari DKI Jakarta.
“Dalam ajang Asian Para Games 2018, atlet NPC Papua dari 10 atlet yang mewakili Papua, yang bisa menyumbangkan medali perunggu hanya 1 atlet saja yaitu Hanna Resti dari cabang Atlet Tenis Meja ganda, untuk selebihnya belum bisa,’’kata Jaya kepada wartawan Cenderawasih Pos, kemarin.
Dijelaskan, memang persaingan dalam ajang Asian Para Games 2018 sangat sulit, karena diikuti 44 negara, sehingga atlet NPC Papua, yang ditargetkan atlet renang juga bisa menyumbangkan medali, akhirnya tidak bisa. Hal ini disebabkan, lawan yang dihadapi adalah atlet-atlet dari banyak negara, apalagi sudah ada atlet olimpiade paraplympic, sehingga persaingan sangat ketat.
“Kita berharap, dengan para atlet NPC Papua sudah mengikuti ajang Asian Para Games 2018, dengan bertemu 44 negara, bisa memicu dan memacu semangatnya, untuk terus berlatih yang lebih baik, sehingga kedepannya bisa meraih juara,’’pintanya.
Diakui Jaya, walaupun atletnya hanya satu yang menyumbang medali perunggu, namun secara negara Indonesia mendapat hasil yang memuaskan karena bisa menjadi urutan ke 5 dari 44 negara yang mengikuti ajang itu, dengan perolehan 37 emas, 47 perak, dan 51 perunggu. Ini raihan prestasi yang luar biasa, dibandingkan tahun 2014 Indonesia hanya bisa menyumbangkan 9 medali emas saja. “Sehingga target yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo bisa tercapai, bahkan bisa melebihinya,’’tutupnya.(dil/wen)
Editor : Administrator