Kunker di Mimika, Menko Polkam Tekankan Sinergi Pembangunan dan Keamanan Papua

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman melaksanakan kunjungan kerjanya di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Berangkat dari Baseops Lanud Yohanis Kapiyau Timika, ia beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sorong menggunakan pesawat TNI AU Falcon 8X pada Rabu pagi, 28 Oktober 2026.
Kunjungan kerja ini berfokus pada penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk mengakselerasi pembangunan di tanah Papua. Dudung menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Keamanan pasti akan berdampak langsung kepada kesejahteraan rakyat," ujar Dudung kepada wartawan saat diwawancarai usai kunjungan.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap program pembangunan dapat berjalan terpadu. "Pemerintah daerah dan aparat harus melakukan kegiatan bersama secara terkoordinasi, sehingga tidak berjalan masing-masing,” tambahnya.
Dalam arahannya, Dudung juga menyampaikan pesan khusus dari Presiden Republik Indonesia agar percepatan pembangunan di Papua dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga tingkat bawah.
Tugas utamanya, kata dia, adalah memastikan seluruh kelembagaan terkait bersinergi mengawal perkembangan situasi di wilayah tersebut.
Selain itu, Menko Polkam memberikan pengarahan khusus kepada para prajurit TNI dan Polri yang bertugas di Papua. Ia mengingatkan agar aparat keamanan senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat serta memegang teguh loyalitas kepada bangsa dan negara.
"Jadilah prajurit pejuang yang mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan," tegasnya.
Terkait penanganan keamanan di wilayah Papua, Dudung menyampaikan dua instruksi penting dari Presiden.
Pertama, aparat diminta tetap tegas menghadapi kelompok pengacau keamanan yang selama ini meresahkan dan menyakiti masyarakat. Kedua, ia mendorong pendekatan humanis melalui kasih dan upaya merangkul semua pihak.



