Polisi Gelar Kelas di Honai Belajar Polsek Tembagapura, Bantu 28 Anak Belajar

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA-Kepolisian Sektor (Polsek) Tembagapura menghadirkan ruang belajar alternatif bagi anak-anak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Melalui program di Honai Belajar Polsek Tembagapura, sebanyak 28 anak mendapatkan akses pendidikan dasar yang selama ini sulit mereka peroleh akibat keterbatasan fasilitas sekolah dan kondisi keamanan wilayah.
Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIT—dipandu langsung oleh dua personel kepolisian, yakni Ps. Kanit Binmas Aipda Lebu’ Tadan dan anggota Unit Provost Polsek Tembagapura, Bripda Calvin Msen.
Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman, menyebutkan bahwa puluhan anak yang hadir merupakan warga dari sejumlah perkampungan sekitar, meliputi Kampung Banti 1, Kampung Waa Banti 2, Kampung Opitawak, serta kawasan permukiman Utikini dan Kimbeli.
“Suasana belajar dirancang santai namun edukatif. Sebelum materi pelajaran dimulai, anak-anak diajak membiasakan pola hidup bersih dan sehat melalui edukasi kebersihan diri, seperti cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang benar,” jelas Iptu Firman.
“Inti kegiatan dibuka dengan doa bersama, menyanyikan lagu-lagu nasional seperti Indonesia Raya, Dari Sabang Sampai Merauke, dan Garuda Pancasila, serta melafalkan sila-sila Pancasila. Pendekatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air sejak usia dini,” imbuhnya.
Selanjutnya, Aipda Lebu’ Tadan dan Bripda Calvin Msen memberikan materi pelajaran inti yang dikemas menarik.
Anak-anak belajar pendidikan agama melalui video edukasi tentang penciptaan manusia, berlatih matematika dasar berupa pengurangan, belajar membaca lewat tayangan video, hingga mengenal bendera berbagai negara di dunia melalui permainan tebak gambar.
*Solusi di Tengah Keterbatasan Sekolah Formal*
Inisiatif ini lahir sebagai bentuk kepedulian nyata kepolisian terhadap pemenuhan hak anak-anak di Tembagapura yang kesulitan mengenyam pendidikan formal secara optimal.
Mengingat kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang berada di Kampung Waa Banti belum berjalan maksimal, kehadiran Honai Belajar diharapkan membantu anak-anak menguasai kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung.



