Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perputaran Uang Lebaran Diprediksi Tembus Rp148 Triliun, Konsumsi Naik 10 Persen

W
Penulis: Weny Firmansyah❯

Ilustrasi AI Perputaran Uang Lebaran Diprediksi Tembus Rp148 Triliun, Konsumsi Naik 10 Persen.
Ilustrasi AI Perputaran Uang Lebaran Diprediksi Tembus Rp148 Triliun, Konsumsi Naik 10 Persen.


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Belanja masyarakat selama Ramadan dan Lebaran diproyeksi memicu perputaran uang hingga lebih dari Rp 148 triliun. Momentum ini diyakini menopang pertumbuhan ekonomi awal tahun.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkirakan konsumsi rumah tangga selama periode Idul Fitri dapat meningkat hingga 10 persen.

Kenaikan tersebut diperkirakan mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 tetap berada di kisaran 5,4–5,5 persen.

Advertisement

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan, lonjakan konsumsi saat Ramadan dan Idul Fitri secara historis selalu menjadi pendorong penting pertumbuhan ekonomi pada awal tahun.

“Perputaran uang selama perayaan dan libur Idul Fitri dengan konsumsi rumah tangga yang naik rata-rata 5–10 persen menjadi momentum untuk mengerek pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026,” ujarnya di Jakarta (16/3/2026).

Optimisme tersebut juga didukung oleh besarnya mobilitas masyarakat selama musim mudik.

Advertisement

Survei Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik Idul Fitri tahun ini mencapai 143,9 juta orang, atau sekitar 50,6 persen populasi Indonesia.

Meski turun sekitar 1,75 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 146,4 juta orang, jumlah tersebut tetap sangat besar.

Jika diasumsikan satu keluarga terdiri dari empat orang, jumlah pemudik setara dengan sekitar 35,9 juta keluarga.

Sarman memperkirakan, setiap keluarga membawa uang sekitar Rp 4,12 juta selama perjalanan mudik. Angka tersebut meningkat berkisar 10 persen dibandingkan tahun lalu yang rata-rata sebesar Rp 3,75 juta per keluarga.

Dengan asumsi tersebut, potensi perputaran uang selama Lebaran diperkirakan mencapai Rp 148,4 triliun, atau tumbuh sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini masih perhitungan moderat. Potensinya bahkan bisa mencapai Rp161,88 triliun jika rata-rata setiap keluarga membawa uang sekitar Rp 4,5 juta,” jelasnya.

Meski prospek konsumsi cukup kuat, dunia usaha mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik agar aktivitas belanja tetap bergerak.

Salah satu faktor krusial adalah kepastian pasokan energi selama periode Lebaran.

“Yang paling penting pemerintah dapat menjaga psikologi masyarakat dengan memastikan ketersediaan BBM dan gas selama dan setelah Lebaran,” imbuh Sarman.

Selain itu, dinamika geopolitik global juga dinilai berpotensi memengaruhi sentimen konsumsi masyarakat. Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel berpotensi mengganggu rantai pasok energi global. 

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah juga mendorong berbagai program belanja nasional untuk menjaga daya beli masyarakat selama momentum hari besar keagamaan.

Menurut dia, program tersebut ditargetkan mampu menghasilkan transaksi sekitar Rp 53,38 triliun, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Prediksi Pakar Astronomi BRIN : Iduladha 1447 Hijriah Berpotensi Serentak

Prediksi Pakar Astronomi BRIN : Iduladha 1447 Hijriah Berpotensi Serentak

Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah diprediksi akan berlangsung serentak. Pemerintah Indonesia, Muhammadiyah, maupun Arab Saudi berpeluang merayakannya pada hari yang sama, yakni Rabu, 27 Mei 2026.

Ketua KADIN Waropen Andre Wonatorei Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pengusaha Asli Papua

Ketua KADIN Waropen Andre Wonatorei Tegaskan Komitmen Perjuangkan Pengusaha Asli Papua

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Waropen, Andre Wonatorei, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keberpihakan terhada

Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan Karyawan Freeport di Mimika

Satgas Damai Cartenz Bekuk DPO Penembakan Karyawan Freeport di Mimika

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AK (37) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penemb

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer