Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada, Mayoritas Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Lebat Hari ini

W
Penulis: Weny Firmansyah❯

 

Ilustrasi Hujan dan angin.
Ilustrasi Hujan dan angin.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga sangat lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu.


Advertisement

Dikutip Antara di Jakarta, prakirawan Yuyun menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari perairan selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB), perairan barat Aceh, sebagian besar wilayah Aceh hingga Sumatera Utara, dan pesisir timur Papua.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni wilayah Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Yogyakarta, Tanjung Selor, Kupang, Ternate, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Advertisement

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Pekanbaru, Bengkulu, Tanjung Pinang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Palangkaraya, Samarinda, Mataram, Mamuju, Gorontalo, Kendari, Palu, Sorong, dan Manokwari.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, diantaranya wilayah Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Palembang, Pontianak, Banjarmasin, Denpasar, Makassar, Manado, Ambon, dan Nabire.

Sebelumnya pada Selasa (13/1) BMKG mendeteksi kemunculan pusat tekanan rendah di Samudra Hindia sebelah selatan NTB yang berpotensi menimbulkan fenomena cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Advertisement

"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta mewaspadai gelombang laut yang mencapai dua meter atau lebih," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG NTB Satria Topan Primadi di Mataram, Selasa.

Analisis kondisi fisis dan dinamika atmosfer yang dilakukan BMKG mengungkap bahwa keberadaan pusat tekanan rendah mampu memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

Angin permukaan di wilayah NTB bertiup dengan arah variasi dominan barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 kilometer per jam. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Waspada Puncak Musim Hujan, BNPB Minta Warga Siaga Bencana

Waspada Puncak Musim Hujan, BNPB Minta Warga Siaga Bencana

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, angin kencang,

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Dari Kecintaan pada Kopi hingga Membangun Usaha, Paulus Youw Pilih Jadi Barista 

Berawal dari usaha sederhana berjualan kopi menggunakan sepeda motor saat masih kuliah, Paulus Youw kini memilih menekuni dunia barista dan

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Dukung Produk Kopi Arabika, Bupati Dogiyai Borong Kopi dan Komitmen Dukung Petani Kuasai Pasar

Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan Kopi Arabika Dogiyai dengan memborong produk kopi lokal saat men

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer