Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

“Saya Punya Mama Bukan Binatang” , Seruan Massa Aksi di Asrama Puncak Nabire

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Pamflet “ Saya Pu Mama Bukan Binatang sedang dipegang oleh massa aksi di Asrama Puncak Nabire”.  (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE) 
Pamflet “ Saya Pu Mama Bukan Binatang sedang dipegang oleh massa aksi di Asrama Puncak Nabire”.  (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE) 

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Ratusan massa menggelar aksi di titik Asrama Puncak, Nabire, dengan membentangkan sejumlah pamflet berisi pernyataan sikap dan ungkapan keresahan masyarakat Puncak, Senin (27/4/2026).

Salah satu pesan yang paling mencolok dalam aksi tersebut berbunyi, “Saya punya mama bukan binatang,” yang ditegaskan sebagai bentuk protes terhadap situasi yang terjadi di wilayah mereka.

Selain itu, massa juga menyuarakan tuntutan kepada pemerintah pusat agar menarik pasukan non-organik dari Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Puncak.

Advertisement

“Tarik militer non-organik di Tanah Papua,” tulis massa dalam pamflet lainnya.

Tidak hanya itu, massa turut mendesak agar pelaku penembakan terhadap masyarakat sipil di Distrik Kemburu, Kabupaten Puncak, diproses hukum secara adil sesuai ketentuan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami menuntut penuh pelaku penembakan 10 masyarakat sipil diadili,” tegas massa dalam aksinya.

Advertisement

Dalam tuntutan lainnya, massa juga meminta aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, untuk menghentikan tindakan intimidasi terhadap masyarakat sipil.

“TNI stop lakukan kekerasan terhadap masyarakat sipil,” seru massa aksi.

Sampai berita ini diturunkan, Massa aksi dari titik RSUD Siriwini sudah bergabung bersama Massa aksi di Asrama Puncak, Karang Mulia Nabire dan hingga saat ini mereka masih melakukan orasi. 

Aparat keamanan dengan memarkirkan kendaraan mobil patroli masih mengawal ketat orasi di depan Asrama Puncak di Nabire. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

60 Tahun Layani Pedalaman Papua, PT AMA Kini Didukung Subsidi Pemprov Papua Tengah

60 Tahun Layani Pedalaman Papua, PT AMA Kini Didukung Subsidi Pemprov Papua Tengah

Setelah lebih dari 60 tahun melayani masyarakat di wilayah pedalaman dan terisolir Papua, PT Angkasa Mulia Air (AMA) kini mendapat dukungan

Kepala SMA Negeri Meepago Ceritakan Perjuangan Anak Yatim dari Siriwo Hingga Menjadi Juara English Competition

Kepala SMA Negeri Meepago Ceritakan Perjuangan Anak Yatim dari Siriwo Hingga Menjadi Juara English Competition

 Tidak ada yang langsung melihat air mata perjuangan di balik senyum Melian Obaipa ketika namanya diumumkan sebagai Juara I English Competition tingkat SMA pada peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Papua Tengah yang dig

Kepala Distrik Kamuu Yakini Program Pendidikan Gratis Pemprov Merupakan Investasi Menciptakan Generasi Emas Papua

Kepala Distrik Kamuu Yakini Program Pendidikan Gratis Pemprov Merupakan Investasi Menciptakan Generasi Emas Papua

Program pendidikan gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus membawa harapan bagi masyarakat. Di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan mampu meringankan beban biay

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer