Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepala Distrik Kamuu Yakini Program Pendidikan Gratis Pemprov Merupakan Investasi Menciptakan Generasi Emas Papua

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, S.S saat diwawancarai di SMP YPPK Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Selasa, (14/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, S.S saat diwawancarai di SMP YPPK Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Selasa, (14/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Program pendidikan gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus membawa harapan bagi masyarakat. Di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan mampu meringankan beban biaya pendidikan orang tua, tetapi juga dipandang sebagai langkah nyata dalam menyiapkan generasi emas Papua yang lebih berkualitas.

Keyakinan itu disampaikan Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, saat ditemui di SMP YPPK Santo Fransiskus Asisi Moanemani, Selasa (14/7/2026). 

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi terbaik yang dapat diberikan kepada anak-anak Papua karena dari sanalah masa depan daerah dibangun.

Advertisement

Di wilayah Distrik Kamuu sendiri, program pendidikan gratis telah dinikmati oleh empat sekolah, yakni SMA Negeri 2 Dogiyai, SMK Agrobisnis Dogiyai, SMP YPPK Santo Fransiskus Asisi Moanemani, dan SMP Negeri 1 Kamuu. Kehadiran program tersebut, kata Markus, menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap dunia pendidikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah membantu sekolah-sekolah di wilayah pelayanan kami. Ada empat sekolah yang menerima manfaat program pendidikan gratis. Ini merupakan bukti nyata bagaimana pemerintah memajukan pendidikan di Papua Tengah sekaligus meringankan beban orang tua," ujarnya.

Bagi Markus, manfaat program ini tidak hanya dirasakan hari ini. Ia meyakini setiap anak yang memperoleh kesempatan bersekolah tanpa terbebani biaya akan menjadi bagian dari generasi yang kelak membawa Papua menuju masa depan yang lebih baik. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat di delapan kampung di Distrik Kamuu untuk mendukung dan menjaga keberlangsungan program tersebut.

Advertisement

 "Saya mengajak seluruh masyarakat di delapan kampung di Distrik Kamuu untuk mendukung program ini. Pendidikan adalah investasi sumber daya manusia. Melalui pendidikan kita akan berubah, maju, berkembang, dan mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik," katanya.

Menurut Markus, pembangunan Papua tidak hanya diukur dari berdirinya gedung atau infrastruktur, tetapi juga dari lahirnya sumber daya manusia yang cerdas, terampil, dan berkarakter. Untuk itu, akses pendidikan harus terus diperluas agar setiap anak Papua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan.

Ia pun berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus melanjutkan bahkan meningkatkan program pendidikan gratis. Tidak hanya bagi jenjang SMP, SMA, dan SMK, tetapi juga hingga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD).

"Harapan kami, program ini terus ditingkatkan. Kalau boleh, pemerintah juga membantu satuan pendidikan tingkat PAUD, TK, dan SD. Dengan begitu, kita bisa menyiapkan generasi emas Papua sejak usia dini. Saya yakin, melalui pendidikan, Papua akan semakin maju dan memiliki sumber daya manusia yang berkualitas untuk membangun daerahnya sendiri," pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

60 Tahun Layani Pedalaman Papua, PT AMA Kini Didukung Subsidi Pemprov Papua Tengah

60 Tahun Layani Pedalaman Papua, PT AMA Kini Didukung Subsidi Pemprov Papua Tengah

Setelah lebih dari 60 tahun melayani masyarakat di wilayah pedalaman dan terisolir Papua, PT Angkasa Mulia Air (AMA) kini mendapat dukungan

Kepala SMA Negeri Meepago Ceritakan Perjuangan Anak Yatim dari Siriwo Hingga Menjadi Juara English Competition

Kepala SMA Negeri Meepago Ceritakan Perjuangan Anak Yatim dari Siriwo Hingga Menjadi Juara English Competition

 Tidak ada yang langsung melihat air mata perjuangan di balik senyum Melian Obaipa ketika namanya diumumkan sebagai Juara I English Competition tingkat SMA pada peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Papua Tengah yang dig

Camp Pembinaan Wanita Bijak di Intan Jaya, Bekali Ratusan Perempuan Menjadi Unik, Berfungsi, dan Teladan

Camp Pembinaan Wanita Bijak di Intan Jaya, Bekali Ratusan Perempuan Menjadi Unik, Berfungsi, dan Teladan

Ratusan perempuan dari berbagai kalangan jemaat (Umat) di dedominasi gereja-gereja di Kabupaten Intan Jaya mengikuti Camp Pembinaan Wanita Bijak yang berlangsung di GKII Antiokhia Sugapa pada 16–19 Juni 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer