Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Persipuncak Melaju ke Final Liga 4 Papua Tengah Usai Taklukkan Persido 2-1

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯

 


Advertisement

Momen selebrasi para pemain Persipuncak usai pertandingan melawan Persido Dogiyai pada laga semi final liga 4 di Stadion Wania Imipi, Senin (16/3/2026), (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
Momen selebrasi para pemain Persipuncak usai pertandingan melawan Persido Dogiyai pada laga semi final liga 4 di Stadion Wania Imipi, Senin (16/3/2026), (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Persipuncak Puncak Cartenz berhasil mengamankan tiket ke partai final Liga 4 Papua Tengah setelah menumbangkan Persido Dogiyai dengan skor tipis 2-1. Laga semifinal tersebut berlangsung sengit di Stadion Wania Imipi, SP 1, Mimika, Senin (16/3/2026).

Turun dengan kekuatan penuh, Persipuncak sempat kewalahan menahan gempuran awal dari kesebelasan Persido. Namun, efektivitas serangan balik membawa tim asuhan Hendriko Kiwak ini membalikkan keadaan.

Advertisement

Gol kemenangan Persipuncak dicetak oleh Yohan Woppy (nomor punggung 15) dan Natalius Gabriel Fonataba (nomor punggung 78). Sementara itu, satu-satunya gol balasan dari Persido Dogiyai dilesakkan oleh Efredo Kambuaya (nomor punggung 10).

Dengan hasil ini, Persipuncak Puncak Cartenz resmi melaju ke partai puncak. Di sisi lain, Persido Dogiyai harus puas menunggu calon lawan untuk memperebutkan posisi juara ketiga.

Mentalitas Jadi Kunci Kemenangan
Pelatih Persipuncak, Hendriko Kiwak, memberikan apresiasi tinggi atas daya juang anak asuhnya. Ia menilai mentalitas pemain menjadi pembeda dalam laga yang penuh tekanan tersebut.

Advertisement

“Walau sempat tertinggal tapi mereka (para pemain) punya mentalitas yang baik sehingga terus mengejar bola dan selama peluit belum berbunyi mereka tetap kerja keras sehingga membuahkan gol,” ujarnya.

Badai Cedera Hantam Lini Pertahanan Persido
Sementara itu, Asisten Pelatih Persido Dogiyai, Jefry Edison Rumabu, mengungkapkan bahwa timnya telah berupaya maksimal. Namun, tingginya tensi permainan menyebabkan sejumlah pemain kunci mengalami cedera sejak pertengahan babak pertama, yang merusak ritme permainan tim.

“Dan itu di luar dugaan kami, awal sudah ada persiapan yang baik, namun ketika berjalannya waktu dalam babak pertama intensitas beberapa pemain semakin menurun,” kata Jefry.

Jefry mengakui keunggulan lawan yang tampil solid sepanjang pertandingan. “Meski begitu kami juga mengakui bahwa persiapan dari tim lawan juga cukup baik sehingga saling kejar skor di dalam bisa mereka unggul,” imbuhnya.

Kekalahan ini juga dipicu oleh absennya pilar utama di lini belakang. Jefry menjelaskan bahwa rotasi paksa harus dilakukan karena para pemain bertahan inti mengalami cedera berat sejak laga krusial di babak penyisihan grup.

“Pertahanan kami ada beberapa pemain yang tidak kami mainkan karena faktor cedera berat. Itu yang menjadi peluang bagi lawan dengan mudah mencetak gol,” ujar Jefry.

Ia menambahkan, pemain pengganti yang diturunkan mayoritas memiliki karakter gelandang serang, sehingga insting bertahan tim menjadi tidak maksimal. Hal ini pun menjadi bahan evaluasi besar bagi tim pelatih.

“Itu yang menjadi catatan bagi kami para Coach dan juga manajemen. Itu menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih konsisten melihat pemain dalam mengisi posisi tersebut,” pungkasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menginstruksikan jajaran Polres Mimika untuk berkoordinasi secara proaktif dengan Pemerintah Kabupate

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah senilai Rp28 miliar di Komisi

Raperda OAP, Ketenagakerjaan dan Masyarakat Adat Papua Tengah Mulai Digodok

Raperda OAP, Ketenagakerjaan dan Masyarakat Adat Papua Tengah Mulai Digodok

DPR Provinsi Papua Tengah melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) membahas empat rancangan peraturan daerah yang menyangkut

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer