Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Palang Jalan Ahmad Yani, Diduga Karena Kasus Pembunuhan

W
Penulis: Wahyu Welerubun❯
Aksi palang jalan di jalan di Jalan Ahmad Yani Timika depan lorong Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah, dekat tempat pembuangan sampah, Rabu (28/1/2026).
Aksi palang jalan di jalan di Jalan Ahmad Yani Timika depan lorong Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah, dekat tempat pembuangan sampah, Rabu (28/1/2026).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Warga dari Kompleks Singaraja melakukan aksi blokade Jalan Ahmad Yani Timika, tepatnya di depan lorong Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah, dekat tempat pembuangan sampah, Rabu (28/1/2026).


Advertisement

Pantauan media ini, akibat aksi blokade jalan ini, aktivitas masyarakat di kawasan tersebut lumpuh total. Akses jalan ditutup mengakibatkan warga yang hendak melintas menggunakan kendaraan harus putar balik.

Berdasarkan informasi, aksi blokade jalan ini dilakukan oleh keluarga korban atas kasus pembunuhan terhadap korban yang diketahui berinisial SL (22), warga Komplek Singaraja, Jalan Ahmad Yani Timika yang ditemukan meninggal dunia di dekat lorong Koperapoka, dekat tempat pembuangan sementara (TPS).

Peristiwa yang menewaskan korban SL meregang nyawa ini diduga terjadi pada Rabu dini hari, sekitar pukul 02.30 WIT.

Advertisement

Aparat keamanan dari Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah kini telah berada di lokasi.

Aksi palang jalan di jalan di Jalan Ahmad Yani Timika depan lorong Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah, dekat tempat pembuangan sampah, Rabu (28/1/2026).
Aksi palang jalan di jalan di Jalan Ahmad Yani Timika depan lorong Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Mimika, Papua Tengah, dekat tempat pembuangan sampah, Rabu (28/1/2026).

Sementara itu, belum diketahui penyebab pasti meninggalnya korban. Namun aparat kepolisian telah melakukan pendalaman untuk mengungkap kasus tersebut.

Jenazah korban kini telah berada di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk dilakukan tindakan medis.

Pantauan lapangan media ini, hingga pukul 10.22 WIT, aparat kepolisian masih berada di lokasi guna melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan keluarga korban.

Advertisement

Hingga berita ini dikirim, akses jalan di lokasi pemalangan belum dibuka. Aparat keamanan masih terus berjaga guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya, polisi telah membawa seorang pemuda yang diduga sebagai saksi mata ke Sentra Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah untuk menjalani pemeriksaan.

(*).

Advertisement

Artikel Terkait

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Penyidikan kasus pembunuhan Kayus Yeimoa (46), penjaga sekolah SMP YPPGI Geradus Adi Merauke, terus berkembang.

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Ratusan sopir truk mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Cegah Pengoplosan, Bulog Mimika Kawal Ketat Penjualan Beras SPHP

Cegah Pengoplosan, Bulog Mimika Kawal Ketat Penjualan Beras SPHP

Perum Bulog Cabang Mimika mengancam akan mempidanakan mitra penyalur yang nekat mengoplos atau menyalahgunakan beras Stabilisasi Pasokan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer