Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rencana Pembangunan Kolam Retensi di Kampung Yowong, Ini Penjelasan Bupati Keerom

M
Penulis: Mustakim Ali❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat melakukan pertemuan dengan BWS dan masyarakat kampung Yowong di Wambes, Jumat (08/03/2014).
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat melakukan pertemuan dengan BWS dan masyarakat kampung Yowong di Wambes, Jumat (08/03/2014).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager melakukan pertemuan dengan Kepala BWS Papua, Nimbrot Rumaropen beserta jajaran dan sejumlah tokoh masyarakat kampung Yowong di Wambes, Distrik Mannem, Jumat (08/03/2024).


Advertisement

"Hari ini, pertama kami melakukan sosialisasi terkait surat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: 179 tahun 2024 tentang pelepasan kawasan hutan produksi untuk kolam retensi di Yowong seluas 153 hektar," ungkap Bupati Piter Gusbager usai pertemuan.

Sebagai penerima SK Kementerian tersebut, Bupati Piter Gusbager akan menyelesaikan beberapa tugas dalam tempo waktu satu tahun sebelum proses pembangunan fisik dilakukan.

"Tugas yang saya harus selesaikan di antaranya, menyelesaikan audit lingkungan, penataan batas wilayah, membangun sistem informasi kepada masyarakat dan sejumlah tugas lainnya. Jika semua tugas ini kita selesaikan tahun ini makan pembangunan fisik akan dimulai tahun depan," jelasnya.

Advertisement

Hadirnya kolam retensi ini kata Piter Gusbager untuk mengatur tata air dan drainase yang ada di Kabupaten Keerom yang berada di sejumlah aliran sungai besar.

"Kolam retensi ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam penanganan banjir di Keerom. Sudah ada upaya lain yang kita lakukan sebelumnya dengan BWS diantaranya, pembangunan tanggul sungai tami dan skanto, dan tahun ini tanggul baru di sungai Skanto yang mengunak anggaran APBN lewat BWS Papua," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala BWS Papua, Nimbrot Rumaropen menjelaskan turut hadir dalam pertemuan tersebut mendengar arahan Bupati Keerom dalam perencanaan pembangunan kolam retensi di Kampung Yowong.

Advertisement

"Untuk BWS sendiri sudah menyusun dokumen andalan lingkungan hidup tahun 2017, tinggal kita merevisi kembali dengan Pemkab apa saja yang perlu diupdet lagi," ujar Nimbrot Rumaropen.

"Yang menjadi tugas BWS Papua juga terkait pengadaan tanah seluas 153 Hektar yang ditargetkan tahun ini rampung dan akan dikerjakan tahun 2025," tutupnya.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

PLBN Waris Mulai Dibangun Tahun Depan

PLBN Waris Mulai Dibangun Tahun Depan

Pemerintah Kabupaten Keerom, bersiap memulai pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Waris pada 2027 mendatang.

Pemkab Keerom Godok Regulasi Pemberdayaan Industri Kecil bagi Masyarakat Asli Keerom

Pemkab Keerom Godok Regulasi Pemberdayaan Industri Kecil bagi Masyarakat Asli Keerom

Pemerintah Kabupaten Keerom tengah menggodok rancangan regulasi khusus untuk melindungi dan memberdayakan industri rumah tangga (home indust

Bupati Gusbager Ingatkan ASN Tak Boleh Ajukan Kredit

Bupati Gusbager Ingatkan ASN Tak Boleh Ajukan Kredit

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengeluarkan kebijakan tegas bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer