Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satgas Yonif 122/TS Cegat 4 Orang WNA PNG di Jalan Tikus, Ternyata Bawa Barang Ilegal ini

M
Penulis: Mustakim Ali❯
Tampak sejumlah pelaku dan barang bukti vanili saat diamankan Satgas Yonif 122/TS di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Senin (22/01/2024).
Tampak sejumlah pelaku dan barang bukti vanili saat diamankan Satgas Yonif 122/TS di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Senin (22/01/2024).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 122/TS bersama Bea Cukai Jayapura serta Polsub Sektor Skouw berhasil menggagalkan upaya penyelundupan vanilli yang dilakukan oleh 4 orang warga Negara Papua New Guinea (PNG), di Pos Komando Utama (KOUT) Skouw, Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Senin (22/01/2024).


Advertisement

Danpos Satgas Pamtas Statis KOUT Yonif 122/TS, Letda Ckm. Muhammad Hasan Abduh Pohan mengatakan keempat pelaku berinisial IK (33) asal Wewak, KT(28) asal Hutong, IP (26) asal Wewak dan JT (36) asal Wewak. Dimana keempat pelaku membawa 4 karung yang berisi vanilli dengan berat total 92,81 kg lewat jalan pelolosan (jalan tikus, Red).

"Keempat pelaku berhasil diamankan oleh personel yang sedang melaksanakan patroli bersama barang ilegal yang menurut pelaku milik saudaranya," ungkapnya.

Meskipun pelaku telah mengetahui peraturan lintas batas negara RI-PNG, pelaku tetap memberanikan diri untuk mencoba meloloskan barang tersebut, dengan cara yang Ilegal.

Advertisement

Pasalnya, pelaku berniat untuk menjual vanilli tersebut ke wilayah Indonesia. Pelaku berusaha meloloskan barang ilegal ini dan mencari pihak pembeli di daerah Koya dan Jayapura.

"Setelah diamankan, 4 orang pelaku beserta barang bukti selanjutnya kita serahkan kepada pihak yang berwajib guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.

Wadansatgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 122/TS Kapten Inf. Adi Prayogo Wicaksono menambahkan, Satgas Yonif 122/TS berharap, bersama dengan instansi terkait baik dari satuan TNI , Kepolisian maupun instansi yang ada di perbatasan Skouw akan lebih memperketat pengamanan di wilayah perbatasan sehingga dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Baik itu penyelundupan barang ilegal maupun hal lainnya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

PLBN Waris Mulai Dibangun Tahun Depan

PLBN Waris Mulai Dibangun Tahun Depan

Pemerintah Kabupaten Keerom, bersiap memulai pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Waris pada 2027 mendatang.

Pemkab Keerom Godok Regulasi Pemberdayaan Industri Kecil bagi Masyarakat Asli Keerom

Pemkab Keerom Godok Regulasi Pemberdayaan Industri Kecil bagi Masyarakat Asli Keerom

Pemerintah Kabupaten Keerom tengah menggodok rancangan regulasi khusus untuk melindungi dan memberdayakan industri rumah tangga (home indust

Bupati Gusbager Ingatkan ASN Tak Boleh Ajukan Kredit

Bupati Gusbager Ingatkan ASN Tak Boleh Ajukan Kredit

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengeluarkan kebijakan tegas bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer