Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Piter Gusbager Minta Warga Terfones Hidup Berdampingan dengan Warga Pegubin

M
Penulis: Mustakim Ali❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager didampingi Sekda Trisiswanda Indra saat berdiskusi dengan masyarakat disela kunjungannya, Sabtu (09/12/2023).
Bupati Keerom, Piter Gusbager didampingi Sekda Trisiswanda Indra saat berdiskusi dengan masyarakat disela kunjungannya, Sabtu (09/12/2023).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Dalam kunjungannya ke Kampung Terfones, Distrik Towe, Bupati Keerom, Piter Gusbager menyampaikan beberapa hal kepada masyarakatnya, Jumat (08/12/2023).


Advertisement

Pasalnya, wilayah Kampung Terfones tersebut merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) Provinsi Papua Pegunungan. Sehingga di sekitar wilayah perbatasan tersebut ada masyarakat Pegubin yang tinggal, tepatnya sekitar Kampung Yetfa yang merupakan wilayah Kabupaten Keerom.

Dalam arahannya Bupati Piter Gusbager menegaskan agar warga Terfones hidup saling berdampingan dengan masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang atau Pegubin.

"Kepada warga saya agar hidup baik-baik dengan masyarakat dari Pegubin. Karena mereka adalah saudara kita hanya beda kabupaten saja. Jangan bermusuhan, harus hidup berdampingan juga dengan masyarakat yang berdekatan dengan negara PNG. Saya tidak mau ada konflik di daerah ini," uvap Bupati Gusbager kepada warga Kampung Terfones.

Advertisement

Kata Bupati Gusbager, cepat atau lambat Kampung Terfones akan maju dan menjadi pusat pertumbuhan baru di Towe, Kabupaten Keerom. Untuk itu, semua elemen masyarakat maupun pemerintah harus bersatu dan hidup saling berdampingan.

"Jalan akan kita bangun dan infrastruktur publik lainnya. Pembangunan ini bukan untuk orang lain, tapi untuk masyarakat kita di Distrik Towe dan sekitarnya. Kita bangun jalan agar hasil bumi di daerah ini bisa dijual ke kota, bukan untuk orang lain datang merusak sungai dan hutan seperti yang terjadi di daerah yang lain," tegasnya.

Bupati juga meminta kepada semua masyarakat agar bisa menjaga hutan, sungai dan dusun yang ada, karena di situlah sumber kehidupan orang asli Papua.

Advertisement

"Kalau hutan, sungai dan dusun hancur karena orang lain masuk, maka sia-sialah sekolah dan Puskesmas ini kita bangun. Karena yang pasti masa depan anak-anak kita akan hancur juga," ujarnya.

Untuk itu Bupati Gusbager meminta kepada para kepala kampung dan kepala distrik sebagai garda terdepan, dalam melihat dan menjaga masyarakat di kampung-kampung.

"Pemerintah ada karena masyarakat, untuk itu para kepala kampung saya titip masyarakat ini, kalian jaga baik-baik. Tinggal di kampung jangan pergi ke kota terus!," pungkasnya.(*)

Advertisement
Editor : Yonathan R.

Artikel Terkait

PLBN Waris Mulai Dibangun Tahun Depan

PLBN Waris Mulai Dibangun Tahun Depan

Pemerintah Kabupaten Keerom, bersiap memulai pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Waris pada 2027 mendatang.

Pemkab Keerom Godok Regulasi Pemberdayaan Industri Kecil bagi Masyarakat Asli Keerom

Pemkab Keerom Godok Regulasi Pemberdayaan Industri Kecil bagi Masyarakat Asli Keerom

Pemerintah Kabupaten Keerom tengah menggodok rancangan regulasi khusus untuk melindungi dan memberdayakan industri rumah tangga (home indust

Bupati Gusbager Ingatkan ASN Tak Boleh Ajukan Kredit

Bupati Gusbager Ingatkan ASN Tak Boleh Ajukan Kredit

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengeluarkan kebijakan tegas bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer