Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Himaboda Keerom Perlu Ditata Ulang, Laurens: Tidak Boleh Ada Kepentingan di Dalam
A
Penulis: Administrator❯

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Menindaklanjuti instruksi Bupati Keerom, Piter Gusbager, Dewan Adat Keerom (DAK) akan turun tangan untuk membenahi Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Asli Keerom (Himaboda).
"Untuk Himaboda ini memang sudah dilakukan musyawarah tahun 2019 lalu, dan sampai saat ini lanjutan tahapanya tidak jalan atau vakum," ujar Waket 1 DAK, Laurens Borotian saat dikonfirmasi Ceposonline.com, Minggu (23/9/2023).
Dengan kevakuman yang cukup lama, menurut Laurens yang merupakan wadah pemuda dan mahasiswa anak-anak asli Keerom itu perlu rekonsiliasi untuk dibenahi kembali.
"Himaboda ini harus mencakup semua pemuda dan mahasiswa asli Keerom, tidak semestinya harus diisi oleh kakak yang sudah senior tapi semua mempunyai peluang dan kesempatan yang sama," jelasnya.
DAK juga menegaskan bahwa generasi muda merupakan potensi dan asset pembangunan manusia yang sangat besar dan tentu saja memiliki peran yang sangat strategis sebagai pelaku masa kini dan penentu masa depan bangsa khususnya Kabupaten keerom, untuk itu hindari kepentingan yang dapat merusak wadah pemuda ini.
"Dalam organisasi Himaboda ini tidak boleh dijadikan sebagai wadah untuk kepentingan politik. Karena ini wadah pembelajaran, pemersatu dan merangkul semua kepentingan pemuda dan mahasiswa asli Keerom," terangnya.
Menurut Laurens, secara struktural Himaboda memang berdiri sendiri, akan tetapi dari sisi kultur Himaboda tetap bagian dari DAK.
"Sebagai Waket 1 DAK yang membidanggi Organisasi, kita tentu perlu melakukan pengawasan dan kontrol terhadap organisasi-organisasi Asli Keerom ini. Himaboda kita berharap bisa aktif kembali sesuai harapan bapak bupati dan kita semua," tutupnya.(*)
Advertisement
Advertisement
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement



