Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T, Pemkab Keerom Salurkan Insentif Tambahan Tenaga Pendidik

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyalurkan insentif tambahan penghasilan bagi guru di SMPN 1 Senggi pada Senin (31/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyalurkan insentif tambahan penghasilan bagi guru di SMPN 1 Senggi pada Senin (31/8/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan dana untuk insentif tambahan penghasilan bagi guru dan tenaga pendidik yang bertugas di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus mendongkrak mutu pendidikan di kawasan perbatasan.

Penyaluran insentif tahun ini difokuskan pada tujuh distrik prioritas yang berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini. Ketujuh distrik tersebut meliputi Distrik Senggi, Waris, Web, Yafi, Keisnar, Towe, dan Arso Timur. Penyaluran dipusatkan di SMPN 1 Senggi pada Senin (31/8/2026).

Advertisement

"Sore hari ini saya menyalurkan insentif khusus bagi guru-guru di wilayah 3T di Kabupaten Keerom. Ini juga wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Papua Nugini," ungkap Bupati Gusbager, usai menyalurkan insentif.

Bupati dua periode itu menjelaskan bahwa alokasi dana yang mereka salurkan wujud nyata dari visi dan misi Pemkab Keerom.

Ia berjanji pemerintah akan melakukan evaluasi setiap tahun sehingga besaran insentif berpeluang meningkat di tahun selanjutnya.

Advertisement

Seiring dengan perbaikan kesejahteraan tersebut, Bupati Gusbager juga memberikan penekanan kuat pada kedisiplinan para tenaga pendidik. Ia meminta agar kondisi daerah tidak lagi dijadikan alasan bagi guru untuk meninggalkan tempat tugas.

"Saya minta fokus, disiplin, dan loyal kepada tugas. Apapun keadaannya, itu tidak menjadi alasan untuk tidak berada di tempat. Layani anak didik dengan baik, karena masa depan bangsa dan masa depan Papua ada di tangan kalian para guru," tegasnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menyadari masalah pendidikan di Keerom tidak selesai hanya dengan pemberian insentif. Pemerintah saat ini tengah menginventarisasi berbagai persoalan sistem pendidikan di wilayahnya, termasuk fasilitas penunjang seperti rumah dinas dan sarana transportasi.

"Kesejahteraan guru menjadi salah satu elemen penting yang sedang kita benahi. Tugas kami di pemerintahan adalah memastikan sarana pendukung untuk guru tersedia di sana. Kami berkomitmen untuk terus membenahi situasi ini dari waktu ke waktu," ujarnya.

Advertisement
Editor : Agung Trihandono

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer