Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TNI Bangun Puluhan Jembatan Garuda dan Fasilitas Dasar di Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan plakat kepada Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang usai agenda Launching Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Kamis (13/8). (CEPOSONLINE/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan plakat kepada Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang usai agenda Launching Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Kamis (13/8). (CEPOSONLINE/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan program strategis berupa peresmian 2.500 titik Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara.

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang bersama Bupati Keerom, Piter Gusbager menghadiri kegiatan peluncuran tersebut secara virtual melalui Video Conference (Vicon) langsung dari Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom.

Usai acara Vicon, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menjelaskan bahwa peresmian 2.500 jembatan secara nasional ini merupakan bagian dari target besar TNI Angkatan Darat untuk menyelesaikan 5.000 jembatan pada tahun ini.

Advertisement

Khusus di wilayah hukum Kodam XVII/Cenderawasih yang mencakup Provinsi Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah, proses pembangunan infrastruktur terus digenjot secara masif.

“Tadi kita bersama-sama dengan Bapak Presiden dan Bapak Kasad meresmikan secara simbolis 2.500 jembatan di seluruh Indonesia yang dibangun oleh TNI AD. Di wilayah tanggung jawab Kodam XVII/Cenderawasih sendiri, terdapat 76 jembatan yang diproyeksikan, di mana 30 titik sudah selesai dibangun, termasuk salah satunya di Kampung Wonorejo ini," ungkap Pangdam.

Ia menambahkan, sebanyak 42 titik jembatan lainnya saat ini tengah berada dalam tahap pengerjaan. Pihaknya optimistis seluruh target 72 titik jembatan pada gelombang ini akan tuntas sepenuhnya pada akhir bulan atau paling lambat September mendatang.

Advertisement

Tak berhenti di situ, Kodam XVII/Cenderawasih juga telah menyiapkan gelombang pembangunan berikutnya. Berdasarkan hasil assessment dan penilaian di lapangan, terdapat usulan tambahan di 95 titik jembatan baru yang siap dibangun segera setelah tahap pertama rampung.

"Pembangunan jembatan-jembatan ini dampaknya sangat signifikan. Kehadirannya mampu meningkatkan konektivitas dan menghubungkan 140 desa/kampung di tiga provinsi. Hal ini otomatis memperlancar mobilitas warga menuju pusat perekonomian, sekolah, hingga fasilitas kesehatan," ujar Pangdam.

Selain fokus pada pembangunan Jembatan Garuda, Kodam XVII/Cenderawasih juga menggalakkan berbagai program pengabdian masyarakat dan penyediaan infrastruktur dasar lainnya di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih yang meliputi 186 titik sumur bor yang sudah rampung.

Serta pembangunan 62 titik Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) mikro dengan memanfaatkan aliran sungai setempat. Program rehabilitasi 127 unit rumah masyarakat agar lebih layak huni dan revitalisasi di 11 fasilitas sekolah.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer