
CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom, bersama Pemerintah Provinsi Papua serta Konsulat RI di Vanimo Papua Nugini terus mendorong pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Waris, yang berada di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.
Sabtu (11/7) kemarin, Pemerintah Kabupaten Keerom bersama Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Provinsi Papua dan Konsul RI di Vanimo menerima kunjungan delegasi Papua Nugini (PNG) untuk melihat langsung lokasi pembanguna PLBN Waris.
Kedua perwakilan negara RI-PNG membahas beberapa poin penting. Termasuk mendesak pihak PNG untuk membangun PLBN yang sama.
“Hari ini kita bersama perwakilan PNG dan tentunya harapan kita kedua negara membangun PLBN baik dari sisi Indonesia dan PNG. Pada prinsipnya Indonesia ingin membangun PLBN di sini (Waris),” ungkap ungkap Konsul RI di Vanimo, Alexander Tangkuman.
PLBN Waris merupakan satu dari delapan PLBN yang akan dibangun oleh pemerintah pusat tahun ini. Sehingga pihak PNG juga diharapkan bisa membangun PLBN di pihak mereka.
“Ini masih berproses dan kita akan dorong pihak PNG membangun PLBN di sebelah. Seperti halnya yang terjadi di Skouw dan Wutung,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PLBN ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya mendorong kerjasama ekonomi. Kemudian Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Keerom, Linus Pasarrang mengatakan bahwa PLBN Waris merupakan usulan dari Bupati Keerom, Piter Gusbager yang harus dilaksanakan.
“Pemerintah sangat serius dan sudah dikoordinasikan dengan pusat dan segera dibangun. Tujuannya tentu peningkatan ekonomi di masyarakat, khususnya di Distrik Waris,” ucapnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada kunjungan delegasi dari PNG yang datang melihat secara langsung lokasi PLBN di Distrik Waris.
“Pertama kami atas nama pemerintah darah menyampaikan terimakasih kunungan dari delegasi PNG, dimana kita kerja sama untuk menbangun pos lintas batas di Waris bisa terwujud,” pungkasnya. (eri/wen)



