Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Ekonomi dan Konektivitas, Presiden Resmikan Jalan Daerah di Kab. Keerom

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Tampak ruas jalan pekerjaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Arso VII, Kampung Warbo, Distrik Arso Barat, Rabu (24/6). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Tampak ruas jalan pekerjaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Arso VII, Kampung Warbo, Distrik Arso Barat, Rabu (24/6). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan pembangunan paket pekerjaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025/2026 secara nasional pada Selasa (23/6).

Peresmian dilakukan secara simbolis di Ruas Kedungdung - Bringkoning, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur. Dan diikuti secara daring oleh Gubernur dan Bupati di seluruh Indonesia.

Secara nasional, total panjang jalan daerah yang diresmikan oleh Presiden Prabowo mencapai 1.151 kilometer yang tersebar di seluruh provinsi.

Advertisement

Khusus di Papua, terdapat lima paket jalan strategis yang kini resmi beroperasi demi mendongkrak konektivitas dan ekonomi masyarakat. Salah satunya peningkatan jalan Warbo (Arso VII) - Jaifuri (Arso III) di Kabupaten Keerom sepanjang 10,3 kilometer.

Bupati Keerom, Piter Gusbager mengatakan bahwa jalan tersebut bersumber dari dari dana Inpres Jalan Daerah yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Keerom di tahun 2023.

“Saya waktu itu di periode pertama mengusulkan jalan ini dan disetujui 2024. 2024 gagal dibangun karena proses pilpres dan seluruh agenda besar sehingga tahun 2024 itu diberikan bintang, sampai 2025 tidak dilaksanakan. Nah, pembangunannya baru dilakukan 2026,” ungkap Bupati Gusbager kepada Cenderawasih Pos.

Advertisement

Kata Bupati Gusbager, jalan tersebut kini telah dinikmati oleh masyarakat dan dapat meningkatkan interaksi sosial dan ekonomi antar-kampung sehingga meperluas akses pasar. Jalan tersebut juga diyakini meningkatkan efisiensi sistem transportasi dan distribusi logistik serta meningkatkan aksesbilitas masyarakat terhadap pelayanan fasilitas dasar, serta meningkatkan kesejahteraan petani. “Hari ini diresmikan dan penggunaannya sudah secara resmi bisa dipakai oleh masyarakat,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menjelaskan, khusus di Kabupaten Keerom ada dua segmen peningkatan jalan. Yakni rigid dan aspal.

“Jadi kita lihat ini ada dua jenis jalan, dua jenis bahan, rigid dan bahan aspal. Di depan itu rigid dan di belakang itu aspal. Ini sesuai dengan usulan saya waktu itu,” ucapnya. Peresmian ini juga sekaligus mempertegas bahwa bahwa jalan tersebut murni paket pekerjaan instruksi Presiden jalan daerah yang diusulkan oleh Bupati Keerom.

“Ini murni usulan Bupati Keerom. Ya, tidak ada yang menjadi pahlawan kesiangan datang mengklaim bahwa jalan itu dikerjakan atau diusulkan oleh pihak A, pihak B, partai A, partai B, itu tidak benar. Ini saya usulkan sejak tahun 2023,” tegasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer