Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tepati Janji, Bupati Gusbager Bantu Katolik Santo Simon Petrus di Timika

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan kepada panitia pembangunan gereja Kantor Bupati Keerom, Senin (22/6). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan kepada panitia pembangunan gereja Kantor Bupati Keerom, Senin (22/6). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyerahkan bantuan dana untuk pembangunan Gereja Katolik Santo Simon Petrus di Timika, Papua Tengah.

Penyerahan dilaksanakan di Kantor Bupati Keerom, Senin (22/6). Bupati Keerom, menyerahkan bantuan dengan total Rp1 miliar dan diterima langsung oleh panitia pembangunan gereja.

Sebelumnya, Bupati Gusbager telah menyerahkan dana secara simbolis dalam bentuk uang muka senilai Rp100 juta beberapa waktu lalu saat mengunjungi langsung bangunan gereja di Timika.

Advertisement

Pemberian bantuan ini disebut sebagai prioritas pemerintah untuk mendukung persatuan umat. Selai itu, bantuan ini juga bentuk tanggung jawab moral atas dukungan masyarakat lokal terhadap pendidikannya di masa lalu yang mendapatkan beasiswa dari LPMAK.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menyebut dirinya sudah menerima proposal sejak tahun 2023. Namun kebijakan fiskal daerah pada 2023 sempat menghambat penyaluran bantuan tersebut, sehingga komitmen tersebut baru dapat direalisasikan di tahun ini.

Bupati dua periode itu menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom tahun ini mengalokasikan bantuan untuk berbagai rumah ibadah, baik di dalam maupun di luar wilayah Keerom.

Advertisement

“Menepati janji saya untuk memberi bantuan hibah kepada Kapela atau Gereja Santo Simon Petrus, Timika, yang bersumber dari APBD Kabupaten Keerom. Atas usulan atau proposal yang diberikan beberapa tahun lalu, baru kita bisa dapat membantu hari ini,” ujarnya.

“Dana ini semoga dapat bermanfaat untuk pembangunan gereja. Kebaikan itu tidak punya batas dan tidak bertepi. Provinsi mau dibagi mau jadi tujuh, mau delapan, sembilan, Papua tetap satu, titik. Itu yang harus kita pegang. Bahwa Papua tetap Papua, satu Papua,” sambungnya.

Menurutnya, membantu sesama merupakan prinsip "lima roti dan dua ikan" yang ia yakini dapat membawa keberkahan bagi pembangunan daerah Keerom.

“Dari apa yang sedikit dari Keerom kita membagi untuk saudara-saudara di tempat lain. Keerom tidak hanya membangun dirinya untuk dirinya, tapi membangun Keerom ini untuk semua umat. Tidak hanya Katolik, tidak hanya Kristen, tapi semua umat beragama, dan kepada semua umat manusia,” ucapnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer