Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Abaikan Kerja Bakti dan Disiplin, Bupati Keerom Ancam Evaluasi Kepala SKPD

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Tampak para ASN usai melakukan apel di halaman Kantor Bupati Keerom, Senin (8/6). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Tampak para ASN usai melakukan apel di halaman Kantor Bupati Keerom, Senin (8/6). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom memberikan teguran keras kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai abai terhadap instruksi kepala daerah.

Sorotan utamanya tertuju pada masalah kedisiplinan aparatur serta minimnya partisipasi dalam kegiatan kerja bakti kebersihan lingkungan.

​Teguran dan peringatan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, melalui Staf Ahli Bupati, Wawan Wanma, saat memimpin apel rutin di halaman Kantor Bupati Keerom, Senin (8/6).

Advertisement

​Dalam arahannya, Wawan Wanma menegaskan bahwa kedisiplinan kerja adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar oleh setiap abdi negara di lingkungan Pemkab Keerom.

​“Sekali lagi tak henti-hentinya kami menyampaikan imbauan kepada kita semua, pimpinan SKPD dan seluruh staf, agar memperhatikan disiplin kerja masing-masing,” ungkap Wawan Wanma.

​Selain masalah jam kerja dan kinerja, Pemkab Keerom juga menaruh perhatian serius pada kebersihan lingkungan kantor. Berdasarkan hasil evaluasi, adanya penurunan kesadaran dari sejumlah instansi dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Advertisement

​Secara khusus, Wawan mengungkapkan kekecewaan kepala daerah terkait rendahnya respons sejumlah SKPD terhadap instruksi pelaksanaan kerja bakti massal yang rutin dicanangkan.

​“Menjadi catatan dan perhatian bagi seluruh pimpinan SKPD dan staf, kepala daerah memberikan perhatian terutama terkait dengan imbauan untuk kerja bakti. Dari evaluasi, ada beberapa SKPD dan juga ASN yang kurang mengindahkan imbauan kerja bakti dari kepala daerah,” ujarnya.

​Wawan menambahkan kebersihan lingkungan kerja bukan sekadar masalah estetika, melainkan cerminan dari profesionalisme dan kualitas pelayanan publik itu sendiri. Lingkungan kerja yang bersih diyakini mampu meningkatkan produktivitas serta kenyamanan masyarakat yang datang menerima pelayanan.

Wawan meminta para kepala dinas dan kepala badan untuk mengambil langkah konkret. Pimpinan SKPD dituntut mampu menjadi teladan dan menggerakkan bawahannya secara maksimal.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer