Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkuat Pendidikan di Perbatasan, Pemkab Keerom Hibahkan Dana untuk Asrama Don Bosco

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) disaksikan Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You yang berlangsung di Paroki St Willibrodus Arso Kota, Kamis (30/4). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) disaksikan Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You yang berlangsung di Paroki St Willibrodus Arso Kota, Kamis (30/4). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kabupaten Keerom resmi menyerahkan bantuan dana hibah kepada Keuskupan Jayapura untuk pembangunan infrastruktur Asrama Pelajar Don Bosco yang terletak di Kabupaten Keerom.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, bersama tim keuangan Keuskupan Jayapura yang disaksikan langsung oleh Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You yang berlangsung di Paroki St Willibrodus Arso Kota, Kamis (30/4).

Pemkab Keerom mengalokasikan total anggaran sebesar Rp14 miliar yang akan dikucurkan dalam dua tahap. Pada tahap pertama (tahun 2026) Pemkab Keerom telah menyerahkan bantuan senilai Rp7 miliar, sementara Rp7 miliar sisanya akan dialokasikan pada tahap kedua untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung asrama dapat terpenuhi secara maksimal.

Advertisement

Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyatakan bahwa pemberian hibah ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap peran vital lembaga keagamaan sebagai pilar pembangunan, khususnya di bidang pendidikan.

Menurutnya, gereja telah menjadi pionir pendidikan di tanah Papua sejak lama, termasuk di wilayah Keerom yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

“Kami menitip anak-anak Papua di wilayah perbatasan ini kepada pihak gereja melalui pembangunan asrama putra dan putri Don Bosco. Kami ingin menyediakan fasilitas yang memadai agar anak-anak yang kurang beruntung, anak terlantar, atau mereka yang memiliki masalah dalam keluarga, mendapatkan tempat yang layak untuk menempa masa depan,” ungkap Bupati Gusbager.

Advertisement

Bupati dua periode itu menambahkan bahwa asrama ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga, akses air bersih, jaringan internet, serta ruang makan dan dapur yang representatif. Tujuannya adalah agar para siswa dapat fokus belajar dan mendapatkan pembinaan karakter yang kuat tanpa harus memikirkan kendala fasilitas.

“Target kita bukan hanya anak dari Keerom, tapi dari seluruh Papua. Tanpa memandang latar belakang agama, semua anak yang membutuhkan perlindungan dan pendidikan harus diselamatkan di sini. Tugas pemerintah adalah menyediakan jalan bagi generasi emas Keerom dan Papua,” tegasnya.

Kemudian Uskup Keuskupan Jayapura, Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Gusbager.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan asrama ini sangat krusial mengingat sejarah Kabupaten Keerom yang sempat mengalami masa sulit selama periode Daerah Operasi Militer (DOM), yang berdampak pada ketertinggalan pembangunan sumber daya manusia dibandingkan daerah lain.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer