Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Keerom

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager, bersama Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua Kementerian Sosial (Kemensos) RI, John Mampioper, meninjau langsung lahan di Kampung Yuwanain, Arso II, Distrik Arso, Jumat (24/7). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager, bersama Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua Kementerian Sosial (Kemensos) RI, John Mampioper, meninjau langsung lahan di Kampung Yuwanain, Arso II, Distrik Arso, Jumat (24/7). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom terus melakukan langkah nyata untuk mempercepat pembangunan sarana pendidikan di wilayah perbatasan.

Jumat (24/7), Bupati Keerom, Piter Gusbager, bersama Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua Kementerian Sosial (Kemensos) RI, John Mampioper, meninjau langsung lahan seluas 10 hektar yang diperuntukkan bagi pembangunan Sekolah Rakyat.

Peninjauan lokasi yang berada di Kampung Yuwanain, Arso II, Distrik Arso ini merupakan langkah cepat untuk memastikan kesiapan lahan secara fisik maupun administrasi sebelum dimulainya proses pembangunan fisik yang ditargetkan pada tahun 2027 mendatang.

Advertisement

Bupati Keerom, Piter Gusbager, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi tersebut adalah untuk memastikan tidak ada lagi kendala yang menghambat program pembangunan sekolah rakyat tersebut.

"Maka hari ini saya hadir di sini memastikan bahwa mulai hari ini proses percepatan untuk pendirian Sekolah Rakyat Kabupaten Keerom dilakukan,” ungkap Bupati Gusbager kepada Cenderawasih Pos, Jumat (24/7).

“Beberapa waktu ini ada kendala tentu, maka saya melakukan percepatan. Saya pastikan bahwa tidak ada lagi siapa saja yang mencoba untuk menghalangi percepatan ini," tegas Bupati Gusbager.

Advertisement

Untuk merealisasikan hal tersebut, Bupati dua periode itu menginstruksikan beberapa langkah taktis yang harus segera dikerjakan oleh jajarannya seperti pematokan lahan, penyelesaian proses legalitas tanah dan keterlibatan tim hukum untuk memastikan status lahan benar-benar clear and clean secara hukum, termasuk memperbarui dokumen pertanahan yang mungkin telah kedaluwarsa.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga memastikan bahwa anggaran untuk pembersihan lahan akan dimasukkan dalam APBD Perubahan tahun ini agar lahan siap dibangun sesuai kriteria.

Bupati menargetkan, setelah seluruh urusan administrasi beres, Pemkab Keerom akan segera melakukan audiensi dengan Kemensos di Jakarta.

“Saya berharap dalam waktu dekat setelah administrasi beres, kita bisa melakukan audiens agar tahun depan Sekolah Rakyat Kabupaten Keerom bisa segera dibangun," pungkasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer