Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BWS Papua Dukung Ketahanan Pangan di Keerom

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama Kepala BWS Papua, Dave Muchaimin, saat memberikan keterangan kepada awak media beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama Kepala BWS Papua, Dave Muchaimin, saat memberikan keterangan kepada awak media beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Ambisi Pemerintah Kabupaten Keerom untuk bertransformasi menjadi pusat pangan utama di Tanah Papua mulai menunjukkan langkah konkret.

Tidak sekadar rencana di atas kertas, proyek strategis nasional ini kini didukung penuh oleh infrastruktur pengairan yang masif dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua.

Selain pembukaan lahan sawah baru seluas 15.000 hektare dari Kementerian Pertanian,  Pemkab Keerom bersama BWS Papua saat ini sedang menyiapkan ketersediaan air.

Advertisement

Untuk menjawab tantangan tersebut, BWS Papua telah mengalokasikan pembangunan jaringan irigasi air tanah secara bertahap. Pada tahun anggaran 2025, pemerintah pusat melalui BWS Papua telah merealisasikan pemasangan 107 titik irigasi air tanah di berbagai wilayah di Keerom.

Langkah ini diambil guna memastikan lahan-lahan pertanian produktif tetap mendapatkan pasokan air yang stabil, tanpa hanya bergantung pada curah hujan.

Kepala BWS Papua, Dave Muchaimin, menjelaskan bahwa komitmen ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2. Menurutnya, program ini tidak akan berhenti di tahun 2025 saja, melainkan akan terus berkelanjutan.

Advertisement

“Saat ini di tahun 2025, melalui Inpres Nomor 2, Keerom mendapatkan 107 titik irigasi. Kami juga sedang mengusulkan tambahan melalui program SIPURI untuk tahun 2026 agar jaringan irigasi air tanah di Keerom semakin luas," ungkap Dave kepada Cenderawasih Pos beberapa hari lalu.

Kemudian untuk jangka panjang, Dave menuturkan jika BWS Papua berencana membangun bendungan di Arso 14.

“Jadi selain mengatur banjir, kita juga akan memberikan air untuk pertanian di wilayah Keerom,” ujarnya.

Kemudian Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyatakan bahwa peran BWS Papua tidak hanya terbatas pada masalah irigasi pertanian, tetapi juga dalam aspek pengelolaan lingkungan secara luas.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer