Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Genjot Swasembada Pangan, Rarusan Hektar Sawah Baru Siap Cetak

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager. (CEPOSONLINE/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager. (CEPOSONLINE/ERIANTO)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Upaya serius mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan di tanah Papua khususnya di Kabupaten Keerom terus digencarkan.

Pemerintah Provinsi Papua, melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Pangan (DTPHP), bersama Pemerintah Kabupaten Keerom, sedang mencetak sawah baru seluas 210 hektar di wilayah strategis Negeri Tapal Batas sepanjang tahun 2025-2026.

Program cetak sawah ini menjadi langkah nyata Kabupaten Keerom untuk memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan utama di Papua.

Advertisement

Bupati Keerom, Piter Gusbager memberikan komitmen penuh terhadap percepatan program pangan yang sesuai dengan visi besar Keerom sebagai "Mutiara Hijau Papua".

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menyebutkan program cetak sawah ini tidak berhenti di Arso dan Skanto. Ia menyatakan program ini akan diperluas ke Distrik lain, termasuk Senggi.

Selain cetak sawah, Pemkab Keerom tengah menginisiasi perluasan lahan produktif untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi warga. Pada tahun ini, beberapa program sektor pertanian yang akan dikerjakan.

Advertisement

​“Tahun ini kita mencetak sawah, membuka lahan jagung, juga nanti ada bantuan dari TNI Angkatan Laut untuk kedelai. Juga kakao akan kita kerjakan. Keerom akan menjadi daerah yang luar biasa. Dalam dua tahun ke depan, Keerom sudah berubah seperti hari ini,” ungkap Bupati Gusbager kepada awak media pekan lalu.

“Hari ini Keerom menyuplai banyak hasil pertanian untuk Kota Jayapura. Kita tidak ingin lagi Kabupaten Keerom menjadi daerah penyangga, tapi kita benar-benar daerah yang mandiri,” sambungnya.

Bupati dua periode itu menyebutkan Keerom harus menjadi daerah yang mandiri sesuai visi daerah, Keerom Maju yang Transformatif, Mandiri, Bermartabat, dan Berkelanjutan.

“Martabat orang Keerom harus sama dengan daerah lain. Ini yang sedang kita kerjakan, maka spirit transformasi ini harus kita mulai di segala aspek. Termasuk aspek pertanian,” tutupnya. (eri/wen)

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer