Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Putin Nyatakan Dukungan untuk Mojtaba Khamenei, Tegaskan Rusia Tetap Bersama Iran

Yohanes Palen • 2026-03-10 04:45:08

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Jawa Pos)
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Jawa Pos)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan dukungan penuh terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang terpilih memimpin negara tersebut pada Senin (9/3/2026).

 

Dukungan itu disampaikan Putin melalui pesan resmi yang menegaskan solidaritas Moskow terhadap Teheran di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat.

 

Dalam pesannya, Putin menegaskan bahwa Rusia akan terus berdiri bersama Iran sebagai mitra strategis yang dapat diandalkan.

 

“Saya ingin menegaskan kembali dukungan teguh kami untuk Teheran dan solidaritas dengan teman-teman Iran kami,”ujar Putin dalam pesan yang ditujukan kepada Mojtaba Khamenei, seperti dikutip AFP.

 

Putin juga menilai kepemimpinan baru di Iran akan menghadapi tantangan besar, terutama setelah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. 

 

Ia menyebut posisi Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi membutuhkan keberanian serta dedikasi yang tinggi.

 

“Di saat Iran menghadapi agresi bersenjata, masa jabatan anda di posisi tinggi ini tidak diragukan lagi akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang besar,”kata Putin.

 

Sementara itu hubungan Rusia dan Iran sendiri telah lama terjalin erat dan semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir. 

 

Kedua negara menjalin kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan, energi, dan geopolitik. 

 

Kedekatan tersebut semakin terlihat sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina, di mana Iran dilaporkan turut memberikan dukungan militer kepada Moskow.

 

Selain Rusia, China juga memberikan tanggapan atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran.

 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di Iran merupakan urusan internal negara tersebut.

 

“Ini adalah keputusan pihak Iran berdasarkan konstitusinya,” ujar Guo dalam konferensi pers, Senin (9/3/2026).

 

Ia juga menegaskan bahwa China menolak segala bentuk campur tangan terhadap urusan dalam negeri negara lain dan meminta agar kedaulatan Iran dihormati.

 

“China menolak segala campur tangan urusan dalam negara lain dengan dalih apa pun. Kedaulatan, keamanan, dan wilayah Iran harus dihormati,”ujarnya.

 

Mojtaba Khamenei naik ke tampuk kekuasaan setelah ayahnya, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. 

 

Serangan tersebut memicu ketegangan baru di kawasan dan menimbulkan berbagai reaksi dari komunitas internasional.

 

Dalam operasi militer tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bahkan menegaskan keinginannya untuk mengganti rezim yang berkuasa di Iran. 

 

Meski demikian, banyak analis menilai sistem kepemimpinan ulama di Iran telah mengakar kuat dalam struktur politik negara tersebut sehingga tidak mudah untuk digoyahkan.

 

Dengan dukungan dari sekutu kuat seperti Rusia dan sikap China yang menolak intervensi asing, Iran diperkirakan akan tetap mempertahankan stabilitas politiknya meskipun berada di tengah tekanan geopolitik yang semakin meningkat. (*).

 

Editor : Yohanes Palen
#vladimir putin #pemimpin tertinggi iran #Mojtaba Khamenei