Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Tahun Melawan Penguasa, Gerakan Mahasiswa Serbia Akhirnya Kalahkan Kubu Vučić

E
Penulis: Elfira Halifa❯
Pawai mahasiswa setelah berhasil mengalahkan kubu politik Aleksandar Vučić dalam pemilihan parlemen, Minggu (25/10/2026). (X)
Pawai mahasiswa setelah berhasil mengalahkan kubu politik Aleksandar Vučić dalam pemilihan parlemen, Minggu (25/10/2026). (X)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Gerakan mahasiswa di Serbia mencatat kemenangan besar setelah berhasil mengalahkan kubu politik Aleksandar Vučić dalam pemilihan parlemen, Minggu (25/10/2026).

 

Kemenangan ini menjadi puncak perjuangan hampir dua tahun melawan dugaan korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan melemahnya lembaga demokrasi di negara Balkan tersebut.

Advertisement

 

Dilansir dari Detik, daftar kandidat yang didukung gerakan mahasiswa, Student List, meraih sekitar 52,71 persen suara berdasarkan hasil awal pemilihan. Sementara itu, koalisi yang dipimpin Partai Progresif Serbia (SNS) pimpinan Vučić memperoleh sekitar 39,17 persen suara.

 

Advertisement

Hasil sementara tersebut menempatkan Student List pada posisi mayoritas dengan sekitar 140 dari total 250 kursi parlemen. Adapun kubu Vučić diperkirakan memperoleh 104 kursi. Angka tersebut masih mengacu pada hasil awal pemilihan.

 

Kemenangan ini menjadi pukulan besar bagi kekuatan politik yang mendominasi Serbia selama lebih dari satu dekade.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Minimal 2 Fraksi Yang Bisa Calonkan Presiden, Tidak Punya Partai Wassalam

Minimal 2 Fraksi Yang Bisa Calonkan Presiden, Tidak Punya Partai Wassalam

Wacana mengenai mekanisme baru pencalonan presiden mulai mengemuka setelah Mahkamah Konstitusi menghapus presidential threshold dalam pencal

Jokowi Tancap Gas untuk PSI, Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

Jokowi Tancap Gas untuk PSI, Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mulai tancap gas melakukan safari politik ke sejumlah daerah di Indonesia.

Sekjen AJI: Pendekatan Militer dan Politik Bukan Jalan Terbaik Selesaikan Konflik di Papua

Sekjen AJI: Pendekatan Militer dan Politik Bukan Jalan Terbaik Selesaikan Konflik di Papua

Situasi penegakan hukum di Papua memang menjadi sorotan intensif dan diwarnai berbagai tantangan kompleks, di mana berbagai pihak menyoroti adanya krisis kepercayaan dan konflik yang terus berkepanjangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer