466 Honorer dan Tenaga Kontrak Jadi Peserta Ujian CAT Pemkab Intan Jaya

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Ujian seleksi CAT (Computer Assisted Test) Pemkab Intan Jaya resmi berakhir.
Ujian ini digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Intan Jaya bekerja sama dengan BKN Regional IX.
Adapun pelaksanaan Ujian CAT ini berlangsung pada 4-6 April 2024 di SMAN 1 Nabire, Papua Tengah.
Pj Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, menyebutkan bahwa terdapat 466 peserta ujian CAT.
Mereka tak lain merupakan honorer eks K2 dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Intan Jaya.
“Tes CAT untuk honorer dan tenaga kontrak ini digelar di Nabire karena fasilitas internet yang kurang lancar di Intan Jaya,” ujar Apolos dalam sambutannya di acara pembukaan ujian CAT bagi tenaga honorer dan kontrak Kabupaten Intan Jaya di Aula SMA Negeri 1 Nabire, Rabu (3/4/2024).

Namun, untuk ke depannya, Apolos berupaya agar fasilitas internet dapat dibangun di Intan Jaya.
“Dengan demikian, pelaksanaan ujian CAT di tahun-tahun mendatang dapat dilaksanakan di Intan Jaya,” tuturnya.
Ujian CAT bagi honorer dan tenaga kontrak ini sendiri merupakan bagian dari program nasional pengentasan pengangguran di Indonesia, terutama di Intan Jaya.
Diketahui, peserta yang mengikuti ujian CAT Pemkab Intan Jaya adalah mereka yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi berdasarkan SK Menpan RB Nomor 836 tahun 2023.
Demikian, para peserta yang tak mengikuti ujian CAT, secara otomatis dinyatakan gugur.
Bagi mereka yang lulus dan mendapatkan SK, diharapkan untuk dapat kembali bertugas di Intan Jaya.
“Apapun situasi di Intan Jaya, mereka harus bisa kembali bekerja dan mengabdi kepada masyarakat di kabupaten intan Jaya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Intan Jaya, Aladinta Perangin Angin, mengatakan, Intan Jaya adalah kabupaten ketiga di Provinsi Papua Tengah yang melaksanakan tes CAT
Sebelumnya ada Mimika dan Nabire.
“Setelah ujian ini, kami akan usahakan secepatnya untuk proses penetapan NIP.”
“Ini artinya, walau kami yang ketiga melaksanakan tes CAT, tapi kami akan berusaha untuk jadi pertama yang serahkan SK dari dua kabupaten yang menggekar tes CAT,” tambah Alandinta. (*)



