Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyusunan Rancangan RPJMD 2025-2029 Mulai Dipersiapkan

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯

 

Kepala Bappeda Dogiyai, Yakobus Dogomo saat memberikan keterangan kepada media disela-sela kegiatan penyusunan rancangan RPJMD. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Kepala Bappeda Dogiyai, Yakobus Dogomo saat memberikan keterangan kepada media disela-sela kegiatan penyusunan rancangan RPJMD. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM - NABIRE, Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) menggelar rapat koordinasi forum OPD dalam rangka penyusunan rancangan RPJMD Kabupaten Dogiyai tahun 2025-2029. 


Advertisement

 

Penyusunan rancangan RPJMD ini berlangsung 2 hari diikuti oleh seluruh pimpinan OPD. 

 

Advertisement

Kepala Bappeda Dogiyai, Yakobus Dogomo menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan saran dari pimpinan OPD di lingkup Kabupaten Dogiyai dalam rangka penyempurnaan rancangan RPJMD.

 

Selain itu, forum ini juga dimaksudkan untuk memetakan prioritas pembangunan daerah berdasarkan data sektoral terkini dan analisis kebutuhan masyarakat, serta memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses perencanaan pembangunan.

Advertisement

 

 

“ Jadi forum OPD ini adalah salah satu tahapan dalam penyusunan dokumen RPJMD kabupaten Dogiyai tahun 2025-2029 dimana dalam tahapannya ada sembilan tahap yang akan kami lalui yaitu dimulai dari tahapan persiapan,” tutur Dogomo. 

 

Menurutnya tahapan forum OPD dan Konsultasi publik merupakan tahapan ketiga dalam penyusunan RPJMD suatu daerah. 

 

“ Dalam forum OPD kami melibatkan internal OPD sementara konsultasi publik kami mengundang stakeholder atau pemangku kepentingan di Dogiyai baik dari unsur perempuan dan pemuda” kata Dogomo. 

 

Tahapan selanjutnya yang akan dilakukan Bappeda Dogiyai adalah pembahasan rancangan awal RPJMD dengan DPR Dogiyai. 

 

“ Selanjutnya evaluasi ditingkat Provinsi Selanjutnya menghasilkan rancangan akhir RPJMD Kabupaten Dogiyai,” tukasnya. 

 

Piihaknya juga akan berkonsultasi ke Provinsi soal rancangan perda RPJMD dan selanjutnya akan dibahas dengan DPR untuk ditetapkan. 

 

“ Jadi sesuai dengan permendagri 86 tahun 2017 itu paling lama penetapan RPJMD 6 bulan setelah bupati dan wakil bupati dilantik. Jadi kalau Bupati Dogiyai dilantik bukan Februari 2025 maka harus ditetapkan pada bulan Agustus 2025,” imbuh Kepala Bappeda. 

 

Pemda masih memiliki waktu efektif sekitar tiga bulan dan semua tahapan sudah harus diselesaikan sebelum tenggat waktu. 

 

“ Semua tahapan harus diselesaikan sebelum enam bulan sehingga visi misi dan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati yang dijanjikan kepada masyarakat saat kampanye dapat diterjemahkan dalam program, kegiatan dan aib kegiatan OPD sehingga selama lima tahun Kedepan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai bisa tercapai,” tutup Kepala Bappeda Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dogomo. (*)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menginstruksikan jajaran Polres Mimika untuk berkoordinasi secara proaktif dengan Pemerintah Kabupate

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah senilai Rp28 miliar di Komisi

Raperda OAP, Ketenagakerjaan dan Masyarakat Adat Papua Tengah Mulai Digodok

Raperda OAP, Ketenagakerjaan dan Masyarakat Adat Papua Tengah Mulai Digodok

DPR Provinsi Papua Tengah melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) membahas empat rancangan peraturan daerah yang menyangkut

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer