Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemda Dogiyai Siap Pisahkan Pasar Pedagang Dan Mama-Mama Papua

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Bupati Dogiyai, Yudas Tebai. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Bupati Dogiyai, Yudas Tebai. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE-Pemerintah Kabupaten Dogiyai siap memisahkan pasar pedagang dan pasar mama-mama lokal Papua untuk berjualan. 


Advertisement

Inisiatif ini diambil Bupati Dogiyai, Yudas Tebai usai mencoba menangani beberapa permasalahan yang terjadi di sekitar Pasar Moanemani, Kabupaten Dogiyai. 

Bupati Dogiyai menjelaskan Pada masa kepemimpinannya salah satu program prioritasnya adalah membangun pasar mama-mama asli Papua. 

“ Pedagang tetap jual di pasar Moanemani sementara pasar mama-mama lokal Papua akan kami bangun dan lokasinya sedang kami cari,” jelas Bupati Dogiyai kepada media ini via seluler, (2/5/2025). 

Advertisement

Hal ini dilakukan dalam rangka menertibkan aktifitas pasar di Moanemani, Ibu Kota Kabupaten Dogiyai. 

“ Di pasar pedagang, mereka akan jual sembako dan peralatan dapur, rumah tangga dan kebutuhan lainnya. Sementara di Pasar mama-mama Papua, mama-mama ini akan menjual apa yang mereka hasilkan dari tanah termasuk pangan lokal dan produk lokal lainnya seperti pinang,” tuturnya. 

Pemkab juga berkomitmen menghentikan Pendropan sayuran dari luar Dogiyai. 

Advertisement

“ Mama-mama sendiri banyak hasilkan sayur sehat. Kedepan, kami akan hentikan Pendropan sayur dari luar Dogiyai,”imbuh Tebai. 

Ia berharap, Semua masyarakat lokal maupun nusantara harus bekerja sama menjaga keamanan di pasar maupun di lingkungan sekitar. 

“ Kedepan, Kami harap kita bersama-sama bersinergi untuk mewujudkan Dogiyai yang Aman dan bahagia,” pungkas Bupati Dogiyai, Yudas Tebai. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menginstruksikan jajaran Polres Mimika untuk berkoordinasi secara proaktif dengan Pemerintah Kabupate

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah senilai Rp28 miliar di Komisi

Raperda OAP, Ketenagakerjaan dan Masyarakat Adat Papua Tengah Mulai Digodok

Raperda OAP, Ketenagakerjaan dan Masyarakat Adat Papua Tengah Mulai Digodok

DPR Provinsi Papua Tengah melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) membahas empat rancangan peraturan daerah yang menyangkut

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer