Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Dogiyai Anggarkan Rp 55 M untuk KPU dan Bawaslu

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Pj. Bupati Dogiyai, Petrus Agapa (batik kuning strep hitam) foto bersama usai penandatanganan NPHD dengan KPU dan Bawaslu Kabupaten Dogiyai, Minggu (5/11/2023).
Pj. Bupati Dogiyai, Petrus Agapa (batik kuning strep hitam) foto bersama usai penandatanganan NPHD dengan KPU dan Bawaslu Kabupaten Dogiyai, Minggu (5/11/2023).

CEPOSONLINE.COM, NABIRE-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai,  Provinsi Papua Tengah  mengalokasikan anggaran Rp 55 miliar dari Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2023 dan tahun 2024  untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dogiyai dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dogiyai sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilkada di Kabupaten Dogiyai.


Advertisement

"Sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa 40 persen biaya Pemilu dan Pilkada harus dianggarkan di tahun 2023. Maka, di Kabupaten Dogiyai, kami anggarkan 40% di tahap satu berasal dari APBD Perubahan tahun 2023 dengan nilai Rp 14  miiar dan 60 persen pada tahun 2024 Rp 44 miliar yang bersumber dari APBD induk," ungkap Penjabat Bupati Kabupaten Dogiyai, Petrus Agapa kepada Ceposonline.com usai acara menandatangani Naskah perjanjian hibah Daerah (NPHD) dalam rangka pembiayaan tahapan dan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 di Nabire, Minggu (5/11/2023) malam. 

Menurut Petrus Agapa, ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Pemkab Dogiyai terhadap program prioritas pemerintah dan Pj. Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, dalam menyukseskan Pemilu dan Pilkada. 

"Pilkada ini serentak di seluruh Indonesia maka pada pelaksanaannya semua stakeholder baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten seriusi Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 yang tentunya didukung pula oleh ketersediaan anggaran dari pemerintah kepada penyelenggara," jelas Petrus Agapa.

Advertisement

Pemkab Dogiyai menurutnya memberikan dukungan dana agar proses Pemilu dan Pilkada di Kabupaten Dogiyai berjalan dengan aman dan lancar, juga semua tahapan dapat diselesaikan dengan sangat baik. 

"Lebih-lebih pada Pilkada sering ada sengketa yang diselesaikan di Mahkamah Konstitusi. Saya harap, semua calon anggota legislatif dan eksekutif di Kabupaten Dogiyai dapat mengikuti semua tahapan dan proses dengan baik sehingga tidak ada sengketa-sengketa yang dibawa ke meja MK," ucapnya.

Ia berharap, komitmen pemerintah ini memberi kontribusi positif dalam mempersiapkan jalannya seluruh tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak tahun 2024 khususnya di Kabupaten Dogiyai.(*)

Advertisement

Artikel Terkait

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Masalah di Jila Cukup Kompleks, Polda Lakukan Pemetaan

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menginstruksikan jajaran Polres Mimika untuk berkoordinasi secara proaktif dengan Pemerintah Kabupate

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kapolda Runtini Soal Korupsi KPU Mimika: Saya Tidak Akan Tarik Tetap Digas

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah senilai Rp28 miliar di Komisi

Raperda OAP, Ketenagakerjaan dan Masyarakat Adat Papua Tengah Mulai Digodok

Raperda OAP, Ketenagakerjaan dan Masyarakat Adat Papua Tengah Mulai Digodok

DPR Provinsi Papua Tengah melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) membahas empat rancangan peraturan daerah yang menyangkut

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer