Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Picu Persoalan Sosial, DPR RI Dorong Aturan Desil BPS Terkait Bansos Dievaluasi 

A
Penulis: Agung Trihandono❯
Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis. (Ceposonline.com/ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo)
Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis. (Ceposonline.com/ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Komisi X DPR RI mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan data desil Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai parameter tunggal dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) maupun bantuan pendidikan.

 

​Seperti dilansir Antara,Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayati menegaskan penggunaan desil yang kaku dan lambatnya mekanisme pemutakhiran data kerap memicu persoalan sosial, seperti hilangnya hak bansos warga miskin hingga terancamnya calon mahasiswa prasejahtera dari bangku kuliah.

Advertisement

 

​"Fakta di lapangan menunjukkan pendesilan yang tidak akurat memicu keresahan luas, karena kerap dijadikan syarat mutlak tanpa ruang koreksi faktual," kata My Esti saat Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (17/9/2026).

 

Advertisement

​Ia menyebutkan kelurahan sering kali tidak berani mengalihkan bantuan karena keterbatasan payung hukum. Di sisi lain perguruan tinggi juga menghadapi kendala dalam penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

 

​Selain itu My Esti menyoroti durasi pemutakhiran data yang memakan waktu hingga tiga bulan. Menurutnya, keterlambatan tersebut sangat merugikan warga yang membutuhkan bantuan mendesak.

 

Advertisement
Editor : Agung Trihandono

Artikel Terkait

Sah, APBN 2027  Rp 4.106 Triliun, Optimis Mampu Percepat Pembangunan Daerah

Sah, APBN 2027  Rp 4.106 Triliun, Optimis Mampu Percepat Pembangunan Daerah

DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (UU APBN) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 4.106,26 triliun. Nil

Waspada! Ancaman Kedaulatan Negara Alami Transformasi, Dari  Konvensional Militeristik ke  Digital d

Waspada! Ancaman Kedaulatan Negara Alami Transformasi, Dari  Konvensional Militeristik ke  Digital d

Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendorong DPR dan pemerintah segera memproses Rancangan Undang-Undang tentang Antispionase karena ancam

Alhamdulillah! PPPK, Guru Madrasah dan TK Bisa Jadi PNS. Ini Penjelasannya

Alhamdulillah! PPPK, Guru Madrasah dan TK Bisa Jadi PNS. Ini Penjelasannya

Pemerintah bersama DPR RI menyepakati skema pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik status paruh waktu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer