CEPOSONLINE.COM, WAROPEN-Pemerintah Kabupaten Waropen melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah timur Kabupaten Waropen.
Salah satu langkah penting tersebut ditandai dengan telah diserahterimakannya pekerjaan Gedung Puskesmas Wonti dari pihak kontraktor kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen.
Serah terima pekerjaan dilaksanakan Sabtu, 8 Agustus 2026, dari Kuasa Direktur PT Tanjung Andei 999, Trisno, kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen yang diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan, Robert O. Mbaubedari.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen, dr. Jenggo Suwarko menjelaskan bahwa keberadaan gedung baru tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam peningkatan status fasilitas pelayanan kesehatan di Wonti, yang sebelumnya berstatus sebagai Puskesmas Pembantu atau Pustu.
“Puskesmas Wonti ini sebenarnya sudah memberikan pelayanan sebelum gedung baru tersedia. Kita sudah menempatkan satu dokter dan delapan tenaga kesehatan di sana, di antaranya perawat, bidan, tenaga laboratorium, farmasi, analis dan tenaga kesehatan lainnya,” jelas dr. Jenggo, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, dengan rampung dan diserahterimakannya gedung baru, Pemerintah Kabupaten Waropen melalui Dinas Kesehatan kini mulai mempersiapkan proses peningkatan status Pustu Wonti menjadi Puskesmas. Peningkatan status tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kita memang ingin menaikkan dari Pustu Wonti menjadi puskesmas. Dengan adanya gedung baru ini, secara sarana sudah menjadi langkah penting agar fasilitas tersebut dapat berjalan sebagai Puskesmas,” ujarnya.
Keberadaan Puskesmas Wonti nantinya diproyeksikan menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di lima distrik wilayah timur Kabupaten Waropen. Lokasinya yang berada di Distrik Wonti juga dinilai strategis karena dapat mendukung pelayanan masyarakat dari wilayah sekitar, termasuk masyarakat dari arah Distrik Demba.
Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen saat ini juga tengah menyiapkan berbagai peralatan kesehatan dan fasilitas pendukung untuk menunjang operasional gedung tersebut.
Sementara tenaga kesehatan yang telah ditempatkan di Wonti tetap menjalankan pelayanan kepada masyarakat sembari menunggu seluruh tahapan peningkatan status dan kelengkapan fasilitas diselesaikan.
dr. Jenggo menegaskan bahwa pengembangan fasilitas kesehatan di Wonti merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga warga di wilayah timur Waropen tidak harus menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh pelayanan medis dasar.
Dengan selesainya pembangunan dan serah terima Gedung Puskesmas Wonti, Pemerintah Kabupaten Waropen berharap proses peningkatan status dari Pustu menjadi Puskesmas dapat segera terealisasi, sehingga pelayanan kesehatan di lima distrik wilayah timur dapat berjalan lebih optimal, terintegrasi dan mudah dijangkau masyarakat. (*)
Editor : Elfira Halifa