Prosesi Adat Suku Sudate Kampung Otodemo Tandai Akhir Dari Pencarian Korban Laka Laut di Waropen

Ismail Ceposonline • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 10:42 WIB
Prasasti untuk mengenang Khung Kwang (Angkuan) yang tenggelam beberapa waktu lalu di Muara Kali Wapoga. (CEPOSONLINE.COM/Polres Waropen)
Prasasti untuk mengenang Khung Kwang (Angkuan) yang tenggelam beberapa waktu lalu di Muara Kali Wapoga. (CEPOSONLINE.COM/Polres Waropen)

CEPOSONLINE.COM, WAROPEN - Prosesi adat suku Sudate Kampung Oudate yang dipimpin Kepala Suku, dan didampingi Tokoh Adat setempat menandai akhir upaya pencarian korban laka laut  Khung Kwang (Angkuan), Minggu (26/7/2026)


Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat, S.H., melalui Kasat Polairud Polres Waropen AKP. Elton Jack Rumbiak mengatakan pihaknya telah berusaha melakukan pencarian dengan semaksimal mungkin terhadap korban laka laut speed boat, kurang lebih dalam sepekan terakhir. 

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Waropen yang sudah banyak membantu kami dalam proses pencarian korban hilang laka laut kurang lebih sudah 10 hari, namun belum ada perunjuk atau titik terang, " ungkapnya.

Untuk itu  masyarakat kampung Otodemo memutuskan untuk melakukan prosesi acara adat Suku Sudate untuk mengikhlaskan mendiang korban agar beristirahat dengan tenang

Diimbau kepada seluruh masyarakat, operator transportasi sungai, maupun perusahaan yang menggunakan transportasi air agar selalu mengutamakan aspek keselamatan pelayaran, memperhatikan kapasitas muatan, memastikan kondisi mesin dalam keadaan layak, serta mempertimbangkan kondisi cuaca dan debit air sebelum melakukan perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.  (*)

Editor : Agung Trihandono
Ceposonline.com Waropen