Dampak Kabut Asap, Dinkes Kota Sorong Imbau Warga Waspadai Penyakit ISPA 

Norma Fauzia Muhammad • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 14:08 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth.
(CEPOSONLINE.com/Fauzia)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth. (CEPOSONLINE.com/Fauzia)

CEPOSONLINE.COM, SORONG – Dinas Kesehatan Kota Sorong mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah kondisi cuaca yang kurang baik dan munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth, mengatakan kondisi kualitas udara yang menurun dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan. 

ISPA juga masih menjadi salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan di Kota Sorong setiap tahunnya.

Dikatakannya bahwa Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Sorong, sepanjang Januari hingga September 2026 tercatat 23.482 kasus ISPA. 

"Kasus mengalami peningkatan pada Agustus dengan 3.297 kasus dan kembali meningkat pada September menjadi 3.330 kasus," katanya, Selasa (6/10).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth, mengatakan agar masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan memenuhi kebutuhan cairan. 

“Minum air putih yang cukup, minimal delapan gelas sehari, supaya tubuh tetap terhidrasi,” kata Jemima.

 Jemima, juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang serta memastikan waktu istirahat yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh.

 Masyarakat harus menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah kata Jemima, terutama saat kondisi udara dipenuhi debu dan asap. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak ada keperluan mendesak.

Ia juga bahwa mengatakan perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan seperti bayi, balita, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat ISPA, asma maupun penyakit paru-paru. Kemudian Warga yang mengalami keluhan kesehatan untuk segera mendapatkan pemeriksaan.

 “Kalau mengalami batuk yang disertai sesak napas, segera periksakan diri ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat,” ujarnya.

"Saya mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan diri dan lingkungan, terutama selama kondisi cuaca dan kualitas udara masih berpotensi memengaruhi kesehatan," pungkasnya.(*)

Editor : Agung Trihandono
sorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Ceposonline.com